23 Mei 2015

Hotwheels; Series Eleven Neo-Classics '31 Ford Woody


Hotwheels, dari zaman mobil klasik Woody. Ini akan menjadi ikon bagi industri otomotif dan menjelajah budaya. Model pertama dari hotwheels jenis '31 Ford Woody ini muncul pada tahun 1969. Kini, muncul kembali dalam balutan modern namun tetap artistik sehingga dinamakan HWC Series Eleven Neo-Classics

This awesome edition is finished in Spectraflame brown (a color which collectors will appreciate) and a matte black roof. With Neo-Classics Redline wheels and a full-metal, chrome-plated chassis and engine, this piece will take you right back to the beach. Here are all the specs for this cool release:
  • Spectraflame brown finish
  • Matte black roof
  • Neo-Classics Redline wheels
  • Full-metal, polished-chrome-plated chassis and engine
  • Light blue-tinted windshield
  • Beige interior
With a production quantity of no more than 4,000 pieces, the Neo-Classics ’31 Ford Woodycomes with an individually numbered sticker and ships in a Hot Wheels Kar Keepers case.

Andai saja peredaran hotwheels layak koleksi seperti ini tidak dimonopoli oleh mafia maka jenis ini tidak mungkin terlewatkan oleh saya. Meski saya paling suka dengan jenis mobil ferrari apalagi convertible. 

*sumber : hotwheels shop

salam koleksi, 
Redha Herdianto

22 Mei 2015

Merawat Kenari Sejak Kecil

 
Ada kalanya bagi penghobi burung kicau, khususnya kenari (serinus canaria), bukan masalah harga yang jadi patokan dalam memilih burung cantik nan merdu ini. Yang paling penting adalah sudah dewasa, sehat, tidak ada cacat dan rajin berkicau. Jadi setelah beli bisa langsung dinikmati keindahan suaranya.
 
Tapi pada beberapa penghobi justru kenikmatan itu adalah merawat burung kenari sejak kecil atau bakalan. Karena faktanya burung cantik ini tidak mudah stres, dan dapat dilatih. Bahkan tidak menutup kemungkinan kenari jenis lokal pun dapat memiliki nyanyian ala kenari american singer ataupun kenari waterslager yang nyanyian mirip aliran air itu. Banyak koq yang telah sukses melatih burung kenari. Istilahnya From Zero To Hero
 
Bagi saya, yang hanya ikutan hobi memelihara burung jenis ini tentu permasalahannya adalah gambling harga. Kalau beli yang jenis import atau F1 tentu akan merogoh kocek yang dalam, jadi sampai saat ini saya cuma ingin koleksi yang lokal saya, mentok lokal superlah yang bodinya lumayan besar.
 
Kesenangan lainnya menurut saya pribadi ialah ketika kenari kecil tersebut doyan makan dan lahap dengan pakan yang kita berikan, seperti milet, canary seed maupun extra fooding (EF) baik itu kuning telur dan sayur-sayuran. Dan lebih bangga lagi kalau kenari yang kita beli awalnya piyik masih kurus ketika kita rawat dalam beberapa bulan gemuk sehat. Itu belum ditambah kalau peliharaan kita memiliki power suara kencang dan suara nyanyian merdu mendayu. Itu bonus lebih.
 
Jadi bagaimana pendapat teman-teman semua, sekarang mau merawat kenari sudah jadi atau dari kecil?
 
salam kicau mania,
Redha Herdianto