
Beberapa hari yang lalu, saya ikut sebuah kegiatan musim panas Perancis di Universitas Lampung, namanya
lete francais. Enak sih, gratis. Nah setiap harinya kegiatannya itu berbeda, kebetulan hari rabu tentang masakan Perancis.
it is time for cooking, nyam....nyam. Saya jadi ingat sebuah acara kuliner di sebuah stasiun swasta,
mak nyuuss. he...he.....
Alih-alih pengen ngikut nulis tentang
wisata kuliner dua jenis masakan tradisional perancis, saya foto dan kutulis resepnya (
bagi yang pengen resepnya bilang ama aku ya).
Masakan pertama, riz au lait (
baca: ri o lei) dalam bahasa Indonesia berarti
Nasi Susu.

Hhmm...weird, and little strength in our country. Bagaimana mungkin masak nasi dicampur susu. Manis dicampur manis, kayak mana ya rasanya.Waktu masakan ini udah jadi, yah...koq kayak bubur nasi merah cenderung mirip
milna (makanan bayi - abis wangi sih). Yummi...manis. Bayangin, di Perancis makanan ini jadi menu
dessert (makanan penutup). Apa nggak kekenyangan sih.

Makanan kedua, Sa Ble Aux a Monde (
baca: sable u among) dalam bahasa Indonesia artinya
Kacang Almond dicampur Tepung Terigu. Mungkin kalo di Indonesia mirip bakwan, pikirku. Bedanya kalo bakwan digoreng, nah kalo sa ble aux a monde, adonannya di bekuin di kulkas dulu satu jam terus di masukin kedalam oven. Tapi asal tau aja ya, nih makanan lebih enak dari bakwan. ha...ha...
Nah, yang terakhir menurut jadwal saya dan teman-teman seharusnya membuat Quiche (baca: kishe), tapi sampai setengah jam peserta yang hadir hanya dua orang, saya dan rini. Kata clairre (bule perancisnya) ini merupakan makanan besar jadi harus banyak orang. Ya sudahlah mau diapain lagi. Akhirnya kami membuat makanan yang sudah dikenal di Indonesia, crepes.

Makanan ini simpel cara membuatnya, tipis (gak jauh beda dengan telur dadar deh). Yang membuat makanan ini sulit yaitu cara memasaknya yang digoreng diatas teflon dan dilemparkan keatas untuk membaliknya. Makanan ini dimakan bersama dengan selai (jenisnya tergantung kesukaan masing-masing) bisa nanas, coklat dan strobery.
Hhmm...c'est bon....selamat menikmati.
1 komentar:
hingga detik ini belum pernah nyubaiin tuch kerak telur,PRJ maren banyak banged yg jual tapi belum tertarik heheh...
Poskan Komentar