Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Selamat Datang Penerusku



Apa yang menjadi sebuah parameter bahwa sebuah institusi itu hidup dan diakui oleh kalangan lain. Apakah ketenaran bisa diperoleh hanya disebabkan oleh sebuah kekosongan dan kehidupan yang tiada berteman. Tidak mungkin akan hadir seorang penguasa besar dan pemimpin dunia yang tidak didasari oleh kekuatan berpikir dan kematangan bertindak di saat-saat kritis.

Lalu bagaimana untuk mencetak dan mendapatkan orang-orang yang seperti itu ?

Itulah gunanya didirikan yang namanya sekolah-an dan kampus. Terlebih lagi di Universitas Lampung (Unila), dimana lagi klo bukan di McD (eh bukan ding, salah), dimana lagi kalo bukan di FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), bukan Fakultas Ilmu Santet dan Ilmu Pelet lho.

Sebanyak kurang lebih 400-an mahasiswa FISIP angkatan 2007 dengan mengenakan kaos berwarna orange duduk rapi di pelataran parkir gedung D FISIP. Mereka tidak sedang melakukan demontrasi menuntut biaya SPP yang murah, tetapi mereka sedang mengikuti sebuah rangkaian acara yang diadakan oleh BEM Fakultas FISIP Unila dalam rangka penyambutan mahasiswa yang diberi nama FISIP EXPLORATION 2007 dengan mengangkat tema “Kreativitas Dalam Kebersamaan Menuju FISIP Satu Takkan Terkalahkan”.

FISIP SATU memang sudah menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Karena ini memang sudah menjadi tradisi, dimana anak-anak baru harus dicekoki dengan doktrin tentang ke-fisip-an, dan semua yang berhubungan dengan Fisip Unila itu sendiri, mulai dari sejarah, kebiasaan maupun nilai-nilai yang harus dimiliki, diangkat dan dikembangkan oleh generasi muda Fisip. Tetapi ada yang berbeda (dan aneh dalam pandanganku) disini. Sebab kegiatan yang dulu lazim disebut dengan keakraban fakultas ini jauh lebih santai dan moderat. Anak-anak baru tersebut duduk dengan santainya (sembari ngobrol dan jalan-jalan) tanpa ada pengawasan ketat dari para senior dan panitia kegiatan.
Apakah FISIP akan kehilangan daya cengkramnya. Apakah anak-anak Fisip akan diajari untuk tidak menjadi disiplin dan tidak dapat mengatasi keadaan dalam tertekan. Apakah tradisi sudah berubah lantaran tidak ada moment yang layak untuk diperjuangkan. Apakah mahasiswa hanya akan menjadi kader yang datang-duduk-diam- lalu pulang. Apakah.....?????????????
Bagaimana pun keadaannya, ku ucapkan selamat datang kader-kader muda Fisip. Berjalanlah kalian dengan rasa bangga di dalam dada kalian karena kalian sudah memiliku status mahasiswa Fisip Unila dan memegang selembar kertas berbentuk persegi dengan nomor urut 07160xxxxx.
Dan bernyanyilah dengan suara lantang : *Mars FISIP Unila*
Hiduplah Fisipol Unila
Pengemban cita-cita luhur bangsa
Penuh kreasi karya cipta karsa
bagi Indonesia jaya
Majulah maju
Fisipol Unila
Abadi sepanjang masa
Majulah maju
Fisipol Unila
Abadi sepanjang masa

0 komentar: