
Pada tulisan yang berjudul Era Citizen Journalism, ia menceritakan bahwa semua orang bisa menjadi seorang jurnalis atau wartawan. Kenapa? Sebab mereka tidak terikat dengan rumus
Apalagi, tambah Bambang, dalam suatu community di website menunya banyak, seperti kolom, potret, makan-pelesiran, love talk, jalan sutra, greetings, urban life, kalender, dan d' blog! Dengan semua itu, wahana komunikasi baru ini cepat merebak sebagai
Nah, yang menjadi masalah selanjutnya ialah jumlah orang melek internet serta akses internet di
Beralih kepada masalah politik negeri ini. Dengan citizen journalism (siapa saja menulis apa saja dan dibaca di mana saja) diyakini bisa mengubah keadaan. Daya kritis masyarakat yang terpacu sistem customer to customer (C2C), bisa mempengaruhi perkembangan masyarakat. Perubahan sosial akan berlangsung lebih cepat. Dengan citizen journalism kontrol kian kuat, hingga muncul kemungkinan mengubah pandangan menjadi negatif terhadap koruptor dan komersialisasi--terutama jabatan--hingga tak dapat tempat lagi dalam masyarakat. Tutup Bambang (Pimpinan Umum SKH Lampung Post).
Blog boleh dibilang bersifat komunal. Di dunia blog, transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci. Seorang penulis blog tidak lagi dianggap yang paling tahu. Pendapat-pendapatnya bisa dikritisi oleh siapa pun lantaran sifat blog yang transparan. Inilah paradigma baru dari blog. ''Melalui blog akan tercipta citizen journalism, di mana setiap orang bebas berpendapat.
0 komentar:
Poskan Komentar