Pass The Torch

Beberapa waktu yang lalu ada sebuah pesan masuk dalam inbox saya yang menginformasikan bahwa akan ada sebuah kompetisi dari situs terhebat yang pernah saya lihat, HitManSystem. Sebuah kompetisi yang ditujukan bagi pemilik blog, cukup mudah menurut saya, hanya dengan menulis sebuah review tentang bagaimana HitManSystem mengubah paradigma dan hidup bagi yang telah membaca dan mengikutinya. Kompetisi ini diberi tema Pass The Torch.

HitManSystem merupakan sebuah situs inspiratif yang ditujukan bagi pria-pria yang ingin mengubah kehidupan romance mereka. Dimotori oleh tiga instruktur, Jet, Kei dan Lei (dan kini ditambah dengan Cygnus). Saya sudah mengikuti perjalanan mereka selama lebih dari 6 bulan lamanya. Sebenarnya saya sudah pernah membahas tentang HitManSystem pada postingan tahun lalu dengan judul Chivalry; Sebuah Epik Yang Menyesatkan , karena secara tidak langsung HitManSystem sudah mengubah paradigma saya tentang wanita. Bayangkan saja ketika hendak mengikuti seminar dan workshop mereka, edisi perdana dulu hanya berkisar 200-an ribu, kini harga mengikuti workshop mereka berada dalam kisaran 700-an ribu, tapi jangan tanya peminatnya, mengantri sampai puluhan lebih.

Dulu saya berpikir apa yang salah dengan hidup saya ini, dan akhirnya saya tahu kalau saya salah selama ini. Dan dulu saya beranggapan bahwa betapa beruntungnya hidup dan kisah cinta beberapa teman saya, karena selalu dikelilingi wanita-wanita cantik (yang menurut teori HitMan merupakan cewek kelas A), tapi kini saya bisa tersenyum dan mengasihani mereka - dalam hati - betapa rendahnya mereka, tidak lebih dari Lossy Guy dan berpotensi menjadi budak cewek-cewek tersebut.

Tulisan ini tidak ditujukan untuk mengikuti kompetisi tersebut - walaupun hadiahnya menggiurkan - karena saya memang tidak berkeinganan untuk ikut dan menang. Saya hanya berperan sebagai pengamat, dan mengambil hikmah dari tulisan-tulisan mereka. Karena memang dalam pemikiran saya punya pacar itu malah akan menambah kesibukan semata serta menghabiskan waktu yang cuma 24 jam sehari. Lebih-lebih ketika saya membaca salah satu artikel dari Cygnus berjudul Apakah Ketampanan Itu Segalanya, serta pesannya struggle for yourself, not the women.


0 komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Sudah Mau Berkunjung ke Blog ini..