Yesterday
All my troubles seemed so far away
Now it looks as though they're here to stay
Oh, I believe in yesterday
Setelah membaca penggalan lirik ini apakah anda sepakat dengan saya. Kadang-kadang kita merasa bahwa hari ini sungguh melelahkan dan rasanya ingin saja kembali kepada hari-hari yang lalu. Hari yang tidak pernah kita rasakan menanggung beban seperti hari ini.
Ketika kita masih kecil, ingin sekali rasanya menjadi besar dan dapat melakukan hal-hal yang kita anggap hebat. Ketika sudah besar dan menemukan permasalahan hidup, kita mengeluh dan ingin kembali kepada masa kecil kita. Lalu ketika masih SMU kita ingin sekali merasakan bangku kuliah. Belajar dengan memakai pakaian bebas dan memiliki ‘jatah’ untuk bolos, tetapi ketika sudah waktunya akhir masa studi dan dibebani dengan tugas skripsi, melihat anak sekolah dengan pakaian putih abu-abu akan seperti melihat somethin’ awesome (seragamnya lho, bukan yang anak sekolahnya).
Memang benar (kadang-kadang) perasaan yesterdays was so perfect akan kelihatan manis rasanya. Dan siapa yang tidak ingin hidup dengan sesuatu yang sangat diinginkan semua orang, kenyamanan. Tapi jangan salah. Karena situasi seperti ini hampir bisa dipastikan justru akan menghancurkan diri Anda sendiri. Menurut HitmanSystem, fenomena seperti ini disebut dengan Syndrome of Yesterday (SOY).
SOY adalah situasi dimana seseorang melakukan suatu tindakan dengan mengulang-ngulang tindakan masa lalu dengan harapan masa lalu tersebut dapat terulang kembali. Padahal that's impossible to happen. Kita nggak mungkin melangkah mundur, karena waktu dan momen tidak bisa berulang. So, kita mesti berpikir maju dan jangan sampai terbuai dengan ilusi mematikan dari SOY. Kita tidak akan bisa maju apabila masih didalam 'lingkaran setan' SOY.
Stop believing in yesterday...
Stop looking back....
Look into the future....
Step forward and run...
Terinspirasi dari tulisan HitmanSystem; Jet Veetlev : Yesterday No More
Redha Herdianto
Posted in





buahahahaha...redha kamu ternyata ikutan milis Hitman System! buahahahha
tapi terkadang kita perlu berflashback,bukankah masa lalu adalah bagian dari masa depan?
cuma yakh janagn sampai dibawa sindrom heheh..