Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

SBY koq plin-plan

Lagi-lagi pemerintah menunjukkan ke-tidak konsisten-an mereka dalam menanggapi isu global yang berakibat tidak menentunya harapan masyarakat. Kebijakan yang diwacanakan akan diambil berubah dalam hitungan hari.

Memang harga minyak dunia mengalami kenaikan. Dari sini muncul spekulasi bahwa akan ada kenaikan harga BBM (lagi) di Indonesia. Tetapi SBY mengatakan tidak akan ada kenaikan dengan alasan kebijakan populis guna menarik simpati rakyat menjelang Pemilu 2009.
Pemerintah menegaskan lagi penolakannya untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri karena bisa memicu inflasi. Untuk itu, pemerintah lebih memilih opsi menambah anggaran subsidi BBM. (SoloPos-edisi cetak)
Nah, berita pagi ini pendirian pemerintah beda lagi. Dengan santai dihadapan milad PKS minggu kemarin, SBY menyatakan BBM dipastikan naik hingga 30 persen.

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengambil opsi kenaikan harga BBM 20%--30% untuk mengatasi dampak kenaikan harga minyak mentah dunia yang kini terus bertengger di atas 110 dolar AS per barel. (Lampung Post)
Aduh...aduh, gimana ini. Kalau pendirian SBY berubah tiap hari. Jangan-jangan minggu depan jadi 60 persen.

2 komentar:

veta mengatakan...

yah gimana yah, kasian tuh, kalo dinaikin pasti peluang kepilih di 2009 dikit

Anonim mengatakan...

Dampak UU No.22 tahun 2009, Lalulintas, tentang menyalakan lampu besar siang hari pada motor ya, itu: Bikin bbm boros, trus pemerintah tidak kuat mensubsidi, karena semakin banyak pemakaian bbm. Belum lagi, dampak Global warming, aki boros, lampu motor cepat putus. Angka kecelakaan sama aja. Untuk perhitungan: 1 liter bensin, mesin 110cc dapat menempuh jarak rata rata 60km. Dengan lampu 45 watt perlu bensin tambahan 0,45 liter untuk jarak yang sama. Coba kalikan jumlah pengguna motor/jam. Berapa kilo liter bensin terbuang percumah, malah menambah dampak global warming, angka subsidi, dll efek negatifnya. Makanya sby ganti ganti opsi.