Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Dinner paling berkesan

Semalam aku mencoba tempat makan baru. Sebuah pilihan mewah untuk dinner. Itu pun baru aku sadari setelah berdiri di depan kasir dan melihat bill tagihan makanan. Wow, i said. This is too expensive for me. Bahkan restoran Rumah Kayu yang aku anggap sudah mewah pun lewat sama restoran ini, sebab harganya dua kali lipat. Namanya food festival, terletak di daerah garuntang (jauh banget dari Unila). Kami duduk di lantai 2 karena lantai satu isinya roti dan lantai 3 adalah pub/bar.

Datang bertiga. Saya, gigih, kk sony. Dengan pede-nya langsung masuk dan bingung untuk memesan menu makanan. Sedikit tertipu sebab pelayan bilang lantai dua itu makanan sunda, eh gak taunya malah isinya makanan asia. Ditanya mana makanan sundanya malah dijawab "ada koq itu cah kangkung". Yee itu sih cuma satu, iklan nih.

Akhirnya saya memesan Kepiting Telor Asin, cah kangkung dan es teh tawar. Sedangkan Gigih memesan Nasi Goreng Pattaya dan jus alpukat. Lalu kk Sony pesan Cumi Asam Manis, sambel terasi, lalapan porsi kecil, emping dan jus alpukat. Semuanya habis sekitar Rp. 197.500,- (cuma bertiga) bandingkan dengan rumah kayu yang bisa dipakai untuk berlima. Dari jumlah tersebut bill saya sendiri sekitar Rp.101.500,-. Untungnya ada Sony yang bawa ATM BCA yang bisa digesek, jadi bisa ng-utang dulu, bayarnya nanti klo awal bulan depan.


Enak sih ruangannya adem dan bersih. Hampir satu jam kami duduk disana. Satu hal yang saya perhatikan adalah semua yang datang kesana matanya sipit semua dan mobil berjejer rapi di depan, sedangkan kami pribumi asli dan bawa motor butut yang 3 minggu belum dicuci. Bayangkan perbedaannya. Oh ya, satu hal lagi. Perbedaan pemandangan di Food Festival (FF) dan Rumah Kayu (RK) adalah kalau di RK kita disuguhi pemandangan hijau pepohonan dan pelayan yang berbaju sopan, maka di FF kita akan berada di satu ruangan tertutup arsitektur cina dan pelayan yang berbaju ketat.

Setelah pulang kami berseloroh "udahlah cukup sekali aja kesini dan bergaya mirip orang kaya" hehe.... Dan satu hal lagi bahwa tempat ini (FF, red) paling tidak disarankan untuk Kopdar Komunitas Seruit sampai kapanpun.

*foto diambil dengan kamera 2MP milik hape merk LG KG300

Ini juga asyik dibaca :

Milad dan Bubar


Reuni ex-class w8e

13 komentar:

Gigih Forda Nama mengatakan...

That's right my bro'

Menu makanannya emang menggoda selera tapi yg gak nahan harganya itu, bikin dompet makin tipis.

Ya mayan lah, itung2 refreshing n ngerasain kayak orang Borju gitu loh..


Btw gw kena iuran brapa nih...
Nasi goreng ama JUS Pukat...

herdianto mengatakan...

@gigih: menurut itungan sih cuma 37.500. Tapi bayar aja 50 ribu sekalian bantu gue ;)

Anonim mengatakan...

Sebenarnya makanannya itu murah brooo.. yg bikin mahal itu pemandangan mba2 nya itu lho.. klu lantai 2 lebih mahal.. karena mbanya masukin tangannya ke..*****

wedew..

*sf

annida mengatakan...

weleh-weleh-weleh.....

kalau makanannya istimewa, tempatnya 'berbeda', pelayanannya 'plus', ya wajar klo mahal, heheheh.....

Terimakasih sudah jadi mengecek kesana, berarti referensi terakhir untuk tempat makan ya di sono itu?

Setujuuuu?

Gigih Forda Nama mengatakan...

@sony

Elu berdua ama redha enak,
secara... posisi nya strategis utk lirik2 mbak2 yg caem dengan jelas,
nah gw.. cm bisa ngeliat kaca doang, Salah posisi euyy.....

Laen kali kalo kesono lagi gw cari pusisi strategis ahh......

(*** emang mau gitu dateng kesana lagi, lirik redha kali2 dia yg mo traktir)


Masalah mbak2 yg masukin tangannya ke.. *****, gw no komen dah.

herdianto mengatakan...

@anonim: pake anonim segala loe. mana pake bintang2 lagi, tulis aja celemek

@annida: boleh deh kesana klo ada yg nraktir

@gigih: semalem gue janji nraktir ya, inget momennya yak

wi3nd mengatakan...

yaaaa..tp enak nda masakanya?
klu enak nda papa,klu nda enak ituh yg bikin nyesel..heheh

Lyla mengatakan...

hehehe kalo dinner gitu kenyang duluan liat mbak2nya hehehe

pyuriko mengatakan...

Kan habis gajian... gpp lah, sekali2 :D

herdianto mengatakan...

@wi3nd: kita makannya terpaksa koq, kenyang sama minuman gratisnya, teh pahit.

@lyla: gak kenyang malah pengen makan mbaknya

@pyuriko: iya sekali aja, bsk gak kesana lagi koq

soemandjaja mengatakan...

kasiannnnn... namanya juga pengalaman bro.. ambil aja paitnya.. eh.. ambil aja hikmahnya..

jendelaku mengatakan...

oh orang lampung yah, kemaren saya jalan2 ke lampung, dan mati gaya :( wisata di lampung apaan sih?
-neng-

herdianto mengatakan...

@neng fey: cuma ada wisata kuliner Katamso, sama pantai di sekeliling lampung