Blender. Sebuah perangkat yang banyak dipakai ibu-ibu dan juru masak di dapur untuk menggiling sesuatu (misal, bumbu dapur) atau semacamnya. Perangkat yang harus memakai listrik ini mulai populer ketika ibu-ibu sudah malas untuk melakukan ritual ngulek (dlm ejaan jawa, red) yang bisa menyebabkan kram otot pada tangan mereka (herdiantopedia) hehe...Apa yang menarik dari salah satu alat dapur ini?
Adalah Tom Dickson, seorang pendiri Blendtec yang merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi blender melakukan sesuatu yang luar biasa dalam sejarah marketing setahun terakhir ini. Bisa ditelusuri di youtube pada channel Blendtec, promosinya dalam menjual.
Di salah satu tulisan Kang Jaf's, Tom Dickson ini tergolong unik (cenderung gila) karena dalam beberapa videonya ia tidak hanya 'menggiling' bumbu-bumbu dapur, tapi juga stick golf, handycam, bola golf, bohlam, kelereng, sepatu Nike, ayam dicampur Coca cola, bahkan Coca-cola bersama kaleng-kalengnya. Yang paling parah ia pernah mem-blender sebuah iPhone 3G. Ckckckck...
Sebuah strategi pasar yang mampu membuat orang berdecak kagum dan penasaran. Alhasil ramai lah orang-orang untuk menonton videonya di youtube. Dari sisi marketing, semakin banyak orang melihat (yang juga tergolong dalam hal promosi) maka semakin besar kesempatan pengunjung untuk membeli. Inilah yang harusnya menjadi inspirasi bagi kita bila ingin maju. Buatlah trademark dan keunikan sendiri dan berbeda dari yang lain.
Tulisan terkait :
Situs resmi Will It Blend
Jualan si tukang blender
Kumpulan video Blendtec
Di salah satu tulisan Kang Jaf's, Tom Dickson ini tergolong unik (cenderung gila) karena dalam beberapa videonya ia tidak hanya 'menggiling' bumbu-bumbu dapur, tapi juga stick golf, handycam, bola golf, bohlam, kelereng, sepatu Nike, ayam dicampur Coca cola, bahkan Coca-cola bersama kaleng-kalengnya. Yang paling parah ia pernah mem-blender sebuah iPhone 3G. Ckckckck...
Sebuah strategi pasar yang mampu membuat orang berdecak kagum dan penasaran. Alhasil ramai lah orang-orang untuk menonton videonya di youtube. Dari sisi marketing, semakin banyak orang melihat (yang juga tergolong dalam hal promosi) maka semakin besar kesempatan pengunjung untuk membeli. Inilah yang harusnya menjadi inspirasi bagi kita bila ingin maju. Buatlah trademark dan keunikan sendiri dan berbeda dari yang lain.
Tulisan terkait :
Situs resmi Will It Blend
Jualan si tukang blender
Kumpulan video Blendtec
Redha Herdianto
Posted in




Boleh tuh nanti kalo lagi kesel-kesel hp gw diblender. Mungkin itu cara terjitu memusnahkan barang bukti.
duh lama ga pegang2 blender
aya2 wae strategi memikat pelanggan...
kreatif neh... perlu ditiru oleh bangsa kita :P
ngeBlender tempe ma sayur lodeh gitu...
mblender permen karet? :D
ide baguuss..tuch..nti blo9 daku tak blender sajah biar rame,bisa gituh? heheh..
@izzul: siip,
@yusdi: biasa masak ya
@bagjapatria: sekalian sama es teh mas
@andra: lengket mbak
@wi3nd: hahaha bisa aja kamu ini