Satu hal yang menjadi kebiasaan (tradisi) dalam masyarakat kita adalah pulang kampung halaman atau lazim disebut dengan mudik. Kebanyakan dilakukan menyeberang pulau berbeda, ada yang dari Jakarta (Jawa) ke Sumatera, Kalimantan ke Jawa, Jawa ke Sulawesi, pun sebaliknya. Biasanya terjadi dalam rentang waktu tujuh hari terakhir. Bilamana ini terjadi secara berbarengan dilihat dari panjang jalur kali lebar lajur maka akan ketemu luas jalan yang tidak seimbang dengan kuantitas pemudik, akibatnya macet dimana-mana.
Sebagai solusi yang cukup menjanjikan beberapa pemudik memanfaatkan fasilitas peta, GPS dan layanan berbayar dari provider selular sebagai penunjuk jalan alternatif agar tidak macet. Selain itu ada juga fasilitas kamera pengintai CCTV (Closed-Circuit Television), yang menyediakan gambar kondisi jalanan dengan jelas dan real-time.
Salah satunya bisa dilihat di SINI, layanan ini diselenggarakan oleh Road Traffic and Transport Management Center - Departemen Perhubungan. Pada beberapa titik, mulai dari gerbang pelabuhan Merak sampai dengan Cirebon telah dipasang kamera CCTV. Kondisi jalanan disiarkan secara online dan live melalui gambar auto-update.
*sumber : dari email seorang teman
Ini juga asyik dibaca :
Jalan legendaris bagi petualang
Selamatkan bumi kita
Sebagai solusi yang cukup menjanjikan beberapa pemudik memanfaatkan fasilitas peta, GPS dan layanan berbayar dari provider selular sebagai penunjuk jalan alternatif agar tidak macet. Selain itu ada juga fasilitas kamera pengintai CCTV (Closed-Circuit Television), yang menyediakan gambar kondisi jalanan dengan jelas dan real-time.
Salah satunya bisa dilihat di SINI, layanan ini diselenggarakan oleh Road Traffic and Transport Management Center - Departemen Perhubungan. Pada beberapa titik, mulai dari gerbang pelabuhan Merak sampai dengan Cirebon telah dipasang kamera CCTV. Kondisi jalanan disiarkan secara online dan live melalui gambar auto-update.
*sumber : dari email seorang teman
Ini juga asyik dibaca :
Jalan legendaris bagi petualang
Selamatkan bumi kita
3 komentar:
uhuuiii..benTar la9e mudik neeh....
hassyeekk bisa ketemu ibu dan ponakan2 heheh....
aku men9andalkan berita sajah lah herdi...
semoga dengan adanya pemantau
mudik berjalan lancar
dan tak bikin mudheng.....
Mudik memang udah tradisi, tapi saya gak pernah mudik tuh, secara orang tua udah almarhum semua, di Jkt aja ngumpul sama sodara2...
Mohon maaf lahir bathin ya, selamat Idul Fitri
Poskan Komentar