CyberSchool; mungkinkah?

Dua tahun terakhir belakangan ini perkembangan teknologi informasi - internet - sangat pesat, mulai dari rumah pribadi hingga sekolah-sekolah sudah memiliki jaringan internet. Mereka berlomba-lomba memasang jaringan internet baik dari Internet Service Provider (ISP) maupun Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas), sepertinya internet sudah menjadi sebuah kebutuhan dasar dalam dunia pendidikan. Bila ini sudah terjadi maka secara otomatis kegiatan proses belajar mengajar akan sangat berbeda dengan keadaan sebelum teknologi internet digunakan.

Tetapi perkembangan ini tidak diimbangi dengan pemenuhan perangkat teknologi yang memadai, selain menuntut peningkatan kualitas pendidikan sumber daya tenaga pendidik yang juga 'melek' teknologi/internet. Inilah sebenarnya problema dasar akses pendidikan di negeri ini.

Jangankan menerapkan sistem pendidikan yang berbasis teknologi informasi yang dapat mengalirkan informasi secara rapid dan up to date. Pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan teknologi pun masih sering simpang siur. Apakah internet bersifat positif atau negatif masih diperdebatkan. Belum lagi ditambah guru yang belum terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi Komputer (TIK) alias gaptek.

Padahal bila mau sedikit berusaha terdapat media yang mudah untuk dijadikan dan menarik, yakni media web/blog. Media ini sangat baik digunakan untuk teori, praktek dan simulasi. Ini meruntuhkan kemapanan sistem pembelajaran konvensional kepada sistem pembelajaran efektif dan lebih modern. Ini sangat efektif selain kedua pihak bisa saling diuntungkan dari sisi waktu dan tenaga, metode menggunakan media web/blog bisa mengajar peserta didik untuk lebih interaktif dan lebih menarik serta tidak membosankan.

Lalu bila dihubungkan dengan wacana CyberSchool maka kita dalam hal ini sudah mendekati dan berjalan perlahan kearah yang diinginkan tersebut. CyberSchool yang ditujukan untuk menciptakan sebuah sistem pendidikan yang berbasis teknologi informasi serta pemahaman akan kebutuhan teknologi yang serba cepat akan terlaksana dengan baik bila seluruh perangkat yang telah dijabarkan diatas dipenuhi.

Bukan tidak mungkin wacana ini akan segera ter-realisasi. Hanya dibutuhkan komitmen dan dukungan dari beberapa pihak yang berkepentingan, stakeholders, dan masyarakat. Sudah saatnya Indonesia menjadi bangsa yang tidak lagi tertinggal dari segi teknologi dan informasi. Sudah saatnya untuk kita menjadi bangsa yang besar dan kuat dimulai dari perubahan sistem pendidikan konvensional menuju sistem yang 'sedikit' lebih maju. Kalau tidak sekarang, maka kapan lagi kita akan bergerak. Hidup Indonesia-ku..!!!

4 Responses to "CyberSchool; mungkinkah?"

  1. gravatar imcw says:

    Di Denpasar Bali udah ada koq Cyberschool alamatnya : http://www.cyberschooldps.net/

  2. gravatar LILI says:

    kayaknya keren tuh cz dosen sekarang kan jam terbangnya tinggi jadi klo pake cara itu, mahasiswa gak perlu bete cz dosennya sering ke luar negeri. kayaknya sih geto

  3. gravatar refluxboy says:

    kayaknya asikan sekolah biasa deh..
    tar ga punya temen lagi..
    tee hee..

  4. gravatar aditya says:

    jd ingat Budi Rahardjo, dosen ITB, dia menggunakan media blog untuk mengumpulkan tugas mahasiswanya, setiap tugas dipostinngnya di blognya masing2

    dengan metode seperti ini sangd Dosen bisa memeriksa tugasnya anywhere, anytime dan ndak perlu repot bawa2 kertas tugas ke sana kemari

Leave a Reply

Terima Kasih Sudah Mau Berkunjung ke Blog ini..