Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

setelah kemenangan Obama ?

Setelah kemenangan kandidat presiden Amerika Serikat dari kubu partai Demokrat, Barack Obama, melawan kandidat dari kubu partai Republik, McCain. Semua media gencar mewartakan kemenangannya, masa kecilnya, keadaan keluarganya, bla..bla..bla...

Pun halnya dengan khalayak ramai di berbagai belahan dunia ini mereka merayakan kemenangan Obama, tidak terkecuali Indonesia. Ini wajar karena Obama lah presiden Amerika pertama yang berkulit hitam. Sungguh terbalik dengan isu rasisme yang sempat mencuat di Amerika beberapa dekade terakhir.

Yang aneh dari fenomena ini adalah adakah hubungan kemenangan Barack Obama menjadi Presiden AS ke-44 terhadap Indonesia, khususnya. Selain fakta bahwa Obama pernah menetap beberapa waktu di Jakarta beberapa waktu. Bahkan yang mengherankan adalah apa hubungan anak-anak TK di Lampung yang mengadakan kunjungan ke Gramedia untuk mendengarkan penjelasan tentang biografi Obama disana, dan juga penyerbuan buku-buku tentang mantan senator Illionis tersebut di beberapa daerah.

Ehm... Apakah ini karena pengaruh besar negara adidaya tersebut. Sehingga euforia kemenangan segera menyebar, ataukah ada harapan besar akan kebijakan-kebijakan inovatif yang bakal dijalankan oleh Obama. Sehingga ada metafora bahwa 'Kemenangan Barack Obama Adalah Kemenangan Dunia' dan adanya kesenangan tersendiri ketika presiden pertama kulit hitam tersebut akan berkunjung ke tanah Indonesia.

Ini juga asyik dibaca :

Spider Solitaire

Resensi basbang

2 komentar:

suamimalas mengatakan...

mungkin ada...mungkin juga tidak ada pengaruhnya...tapi yang pasti kita tidak bisa mengandalkan orang lain untuk mengubah kondisi negara kita sendiri toh!

wi3nd mengatakan...

eufor!a 0bama euy..!!
diaman2 semuana..

but noT m3..:)