Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

terserang epidemi chikungunya

Sahdan,.. baru tahu kalau desa tempatku tinggal mulai terkena wabah chikungunya. Dan aku baru mengetahuinya setelah sudah beberapa warga tetanggaku memeriksakan diri mereka ke puskesmas terdekat untuk pengobatan pertama (beneran aku termasuk tetangga gak pernah gaul nih..). Salah satu tetangga sempat aku lihat keadaannya dan tanyain gimana gejala yang dialami, ternyata sama persis dengan penyakit chikungunya. 
 
Berdasarkan Wikipedia,Chikungunya merupakan sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makonde yang berarti "yang melengkung ke atas", merujuk kepada tubuh yang membungkuk akibat gejala-gejala arthritis penyakit ini. Gejala penyakit ini termasuk demam mendadak yang mencapai 39 derajat C, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Terdapat juga sakit kepala, conjunctival injection dan sedikit fotofobia.
 
Kalau kata perawat pribadiku (ehem..ehem..) itu berarti daerahku sudah masuk dalam wilayah epidemi dan digaris merah. Langsung deh aku sama Ibu cabut ke mini market terdekat untuk beli perlengkapan tempur, berupa isi ulang anti-nyamuk elektrik dan tak lupa cemilan buat diriku, hehe..

Setelah cari sana sini akhirnya ketemu juga cara pencegahan dan pengobatan untuk chikungunya ini. Dan cukup mudah juga ternyata sebab penderita dapat sembuh dengan sendirinya. Serta dibantu dengan obat pereda nyeri dan penurun panas saja. Bahkan ada pengakuan (testimonial) dari salah satu warga didesa ku yang sudah sembuh, dia hanya menggunakan bawang putih yang diparut kemudian dibungkus dengan kain bersih dan dioleskan keseluruh persendian kakinya. Alhasil dia sembuh dalam jangka waktu tiga hari. 

Untuk teman-teman yang lain. Bersihkan tempat penampungan air yang ada di lingkungan sekitar rumah, serta hindari gigitan nyamuk terutama di siang hari dengan obat anti-nyamuk. Apalagi sekarang musim hujan, bukan hanya chikungunya tapi juga hati-hati dengan Demam Berdarah. Ingat 'mencegah lebih baik daripada mengobati'.

Ini juga asyik dibaca : 


6 komentar:

wi3nd mengatakan...

waduuchh ten9kyu br0 for infona..

lan9sun9 batal ke lampun9 neeh hehe..

Artha mengatakan...

perlu foging nih jadi ngeri

herdianto mengatakan...

@wi3nd: yah..padahal dah siapin pesta penyambutan

@Artha: iya, lurahnya masih sibuk kampanye caleg sih

easy mengatakan...

banyak banyak minum susu biar sehat

Muhammad Qori mengatakan...

wah,kasian bagnet nyamuknnya....dibantai...

aQi mengatakan...

Tolong bagian ehem...ehem lebih diperjelas.
Supaya ga ada kesimpangsiuran info.

Ehem....