Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

belajar linux


Hasil download dari sini click here
For more photo, go to here

Kehilangan Motivasi

Kalau orang lagi capek, bisa diobati dengan cara beristirahat. Tetapi kalau orang lagi males bingung ngobatinnya
Pepatah dari salah satu kakak sepupu-ku. Tetapi kalau dipikir-pikir ada benarnya juga sih. Kalau lagi males (disertai dengan niat) maka akan sangat sulit untuk bangkit beraktivitas kembali. Rasanya bukan saja badan tetapi hati juga jadi enggan untuk merasakan. Dimarah kita jadi dongkol, dinasehatin jadi su'udzon.

Kembali lagi ke masalah kehilangan motivasi. Sekarang ini aku lagi ogah banget buat postingan di blog. Entah kenapa. Ide banyak cuma ketika menghadapi komputer mood akan berubah. Sudah dicoba berbagai cara untuk meningkatkan motivasi sampai meningkatkan stamina, belum juga terlihat efek hasilnya. Sudah melakukan rekreasi pikiran sambil main game online, eh malah keterusan enaknya jadi gamerz.

Apakah ini merupakan sebuah stagnasi status ke-blogger-an ku, hanya Tuhan yang tahu.


Powered by ScribeFire.

sudah miskin koq susah

Salah satu kebiasaan buruk yang aku miliki adalah membaca koran pagi pada malam hari setelah selesai beraktivitas menuju waktu tidur. Padahal kalau menurut guru SMU-ku dulu, membacakoran pagi itu akan selalu mendapatkan informasi lebih cepat daripada yang tidak membaca koran. Sehingga secara otomatis wawasannya akan selangkah lebih maju ketimbang yang membaca pada siang hari. Lain lagi pendapat dari beberapa seniorku waktu ikut pelatihan jurnalisik di kampus, dinyatakan bahwa banyak sekali orang sibuk yang hanya sempat membaca judul headline karena sempitnya waktu mereka.

Kalau diambil kesimpulan secara sepihak sih, dapat diartikan bahwa saya adalah seorang yang sibuk hehehe...

Di koran Media Indonesia yang kemarin aku beli, rubrik editorial ada pembahasan yang lagi hangat tentang naiknya harga kedelai di Indonesia, judulnya Bulog dan Stabilitas Harga. Dalam rubrik tersebut dikatakan bahwa pemerintah dengan sigap aktif turut prihatin dengan naiknya harga pangan di Indonesia.

Tiap kali terjadi gejolak kenaikan harga pangan, tiap kali itu pula terjadi kehebohan pemerintah. Inilah kehebohan yang melibatkan berbagai petinggi negara hingga Presiden
Menurutku ini hal yang wajar apabila menyangkut kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya. Memang sudah sepatutnya pemerintah responsif terhadap apa yang terjadi di arus bawah. Tetapi sangat disayangkan kenapa responnya ketika sudah ada protes dari ribuan masyarakat.

Indonesia sudah termasuk negara miskin. Sebagian besarnya rakyatnya sudah terbiasa makan tahu tempe, sebuah makanan syarat gizi yang cukup terjangkau harganya. Bila harga kedelai naik dan banyak pengusaha tahu tempe yang gulung tikar, mau makan apalagi masyarakat kita. Kita sudah lebih dari 60 tahun merdeka, jangan sampai keadaan masyarakat kembali kepada masa lalu ketika zaman penjajahan. Sudah miskin ditambah susah pula makan. Apa nanti kata dunia.

Hidup tahu tempe, merdeka.....


Powered by ScribeFire.

Antara tua dan dewasa

Pernahkah terbayang dibenak dan pikiran kita, suatu saat di masa depan kita akan berubah menjadi tua serta tidak selincah dan sekuat sekarang. Muka kita akan keriput. Wajah akan berubah. Panggilan akan berubah menjadi kakek atau nenek. Penglihatan menjadi kabur disertai lemahnya ingatan. Tua berarti kemampuan regeneratif kita menjadi terbatas dan lebih mudah terserang penyakit.

Menjadi tua merupakan hal yang sudah pasti akan kita dapati. Bukan sesuatu hal yang bisa kita hindari, itu merupakan sebuah proses mutlak setiap mahluk hidup di dunia ini. Sebuah siklus sederhana yang dapat menjadi penjelasan adalah Lahir - Hidup - Eksis - Mati. Sebuah takdir yang tidak dapat diterima oleh orang-orang yang tidak percaya dengan adanya Tuhan. Lalu mereka mencari cara dan upaya agar mereka terbebas dari proses tua bahkan dari yang namanya mati.

Secara tidak sadar, kadang kita (atau orang lain) menyebut bahwa tua identik dengan dewasa. Walaupun kedewasaan biasanya didefinisikan dari aspek biologi, hukum, karakter pribadi atau status sosial. Kadarnya pun menjadi tidak pasti karena sifatnya yang sering tidak konsisten dan kontradiktif. Sering kita lihat orang yang sudah berumur tua tetapi memiliki kelakuan dan sifat kekanakan, atau bahkan seseorang yang usianya sangat muda memiliki kearifan dan sifat kedewasaan melebihi jumlah umur dan teman-teman dalam range usianya.

Intinya adalah menjadi tua itu pasti tetapi menjadi dewasa itu merupakan pilihan. Sehingga ungkapan yang muda yang tak dipercaya menjadi tidak pas. Sebab semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan dalam ukurannya masing-masing. Yang muda lebih energis dan memiliki kelebihan waktu dan kreativitas untuk melakukan sesuatu hal yang baru. Yang tua memiliki kuasa dan pengalaman yang tidak dapat dinafikkan begitu saja. Bagaimanapun baik tua dan muda merupakan proses yang harus dijalani dan dinikmati dengan rasa syukur kepada Allah SWT.

Pass The Torch

Beberapa waktu yang lalu ada sebuah pesan masuk dalam inbox saya yang menginformasikan bahwa akan ada sebuah kompetisi dari situs terhebat yang pernah saya lihat, HitManSystem. Sebuah kompetisi yang ditujukan bagi pemilik blog, cukup mudah menurut saya, hanya dengan menulis sebuah review tentang bagaimana HitManSystem mengubah paradigma dan hidup bagi yang telah membaca dan mengikutinya. Kompetisi ini diberi tema Pass The Torch.

HitManSystem merupakan sebuah situs inspiratif yang ditujukan bagi pria-pria yang ingin mengubah kehidupan romance mereka. Dimotori oleh tiga instruktur, Jet, Kei dan Lei (dan kini ditambah dengan Cygnus). Saya sudah mengikuti perjalanan mereka selama lebih dari 6 bulan lamanya. Sebenarnya saya sudah pernah membahas tentang HitManSystem pada postingan tahun lalu dengan judul Chivalry; Sebuah Epik Yang Menyesatkan , karena secara tidak langsung HitManSystem sudah mengubah paradigma saya tentang wanita. Bayangkan saja ketika hendak mengikuti seminar dan workshop mereka, edisi perdana dulu hanya berkisar 200-an ribu, kini harga mengikuti workshop mereka berada dalam kisaran 700-an ribu, tapi jangan tanya peminatnya, mengantri sampai puluhan lebih.

Dulu saya berpikir apa yang salah dengan hidup saya ini, dan akhirnya saya tahu kalau saya salah selama ini. Dan dulu saya beranggapan bahwa betapa beruntungnya hidup dan kisah cinta beberapa teman saya, karena selalu dikelilingi wanita-wanita cantik (yang menurut teori HitMan merupakan cewek kelas A), tapi kini saya bisa tersenyum dan mengasihani mereka - dalam hati - betapa rendahnya mereka, tidak lebih dari Lossy Guy dan berpotensi menjadi budak cewek-cewek tersebut.

Tulisan ini tidak ditujukan untuk mengikuti kompetisi tersebut - walaupun hadiahnya menggiurkan - karena saya memang tidak berkeinganan untuk ikut dan menang. Saya hanya berperan sebagai pengamat, dan mengambil hikmah dari tulisan-tulisan mereka. Karena memang dalam pemikiran saya punya pacar itu malah akan menambah kesibukan semata serta menghabiskan waktu yang cuma 24 jam sehari. Lebih-lebih ketika saya membaca salah satu artikel dari Cygnus berjudul Apakah Ketampanan Itu Segalanya, serta pesannya struggle for yourself, not the women.


Mie Jogja Pak Karso

Akibat kopdar (kopi darat, pen) blogger Lampung malam minggu gagal dilaksanakan, padahal rencana sudah dibuat dari seminggu yang lalu, kami sepakat untuk menggantinya dengan acara jalan-jalan malam mencari makanan enak disamping menghindari suasana kantor yang sedikit menyiksa batin dan memancing emosi semua pihak (apaan coba ??? )

Sebenarnya rencana awal mau makan nasi goreng di daerah RRI pahoman, Tanjung Karang Timur, eh nggak taunya pedagangnya sedang libur. Maka tanpa pikir panjang langsung melaju ke arah rumah sakit Bumi Waras karena ada sebuah kedai mie lorong yang (katanya) enak. Dasar nasib. Keadaannya sama saja dengan yang pertama. Akhirnya diskusi pun dimulai.

Kesepakatan akhir tanpa voting sudah didapat kami ber-lima akan makan steak kelas tenda di pertigaan jalan Kartini. Bukan karena pernah kesana atau sudah pernah merasakan, tapi lebih kepada rasa penasaran dengan pajangan menu yang disediakan, nama makanannya 95 persen terasa asing di telinga. Ketika sudah sampai di titik terget, tepat disebelah kirinya ada sebuah warung Mie Jogja Pak Karso (Halalan Thoyiban), dengan ragu-ragu ingatan dan hasrat kami (khususnya saya) hilang akan steak tenda tersebut dan beralih menuju mie tenda. Penasaran nggak kenapa kami kesana? Ternyata pelayannya (lebih tepatnya yang masak adalah seorang akhwat caem hehehe)

Sudah selesai makan baru sadar kalau kami tadinya pengen banget makan steak. halah....

Artikel terkait : http://www.seruit.com/?p=121

Sedikit Permintaan Maaf

Kalau postingan sebelumnya - dengan judul Asyiknya Nge-blog dari rumah - saya membicarakan tentang layanan koneksi dari StarOne Indosat harus punya minimal pulsa 100 ribu, maka saat ini saya baru ngeh kalau memang jaringannya yang lagi rusak.

Buktinya saya baru saja ditelpon dari gerai Indosat Lampung perihal laporan saya dua hari yang lalu tentang Error 691 yang saya dapat ketika mencoba melakukan koneksi dari rumah. Karena postingan kali ini dilakukan dengan koneksi StarOne.

Kepada Indosat , maaf ya.....


Powered by ScribeFire.

Asyiknya nge-blog di rumah

Alhamdulillah akhirnya bisa juga kirim postingan dari rumah. Walaupun banyak banget tantangannya hehehe..... Mulai dari harga kabel DKU-5 yang menguras uang jajan seminggu, percobaan pertama melakukan koneksi menyedot habis pulsa, kini komputerku agak error karena ada file Windows yang corrupt, jadi nggak bisa meng-install maupun meng-uninstall apapun.

Jadi sampai kemarin-kemarin cuma bisa chatting dan chatting. Mana mau pake koneksi StarOne gagal melulu. Muncul pesan Galat 691; login and/or password was invalid, sial. Ngubek-ngubek google ternyata banyak yang bernasib sama. Lucunya malah ada beberapa thread yang bilang bahwa kalau pulsanya minimal 100 ribu pasti langsung bisa, hahaha Indosat memang kejam.

Untungnya setelah surfing nyangkut ke weblogs maseko ada postingan tentang Portable Application, yang memungkinkan kita untuk memiliki semua program desktop dalam satu folder yang ada dalam Flashdisc Drive. Hhmm bagaimana pun tantangannya harus dihadapi asal bisa nge-blog :)

NB : Oya, secara pribadi saya mengucapkan selamat tahun baru Muharram ya ...


Powered by ScribeFire.

Tukang Sepam

Lagi-lagi ada e-mail (surat elektronik, pen) dari teman chattingku yang dari Cikupa Tangerang, Nenk Lia. Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari setiap surat elektronik yang dia kirim. Cuma yang menjadi unik ialah ternyata Nenk Lia adalah seorang yang baik dan sangat amanah dalam menyampaikan pesan. Jadi setiap pesan berantai yang masuk kedalam inbox-nya akan langsung di forward keseluruh teman yang alamat e-mailnya ada dalam Address Book miliknya.

Mulai dari informasi ringan, cerita lucu maupun sekedar taujihad untuk mengingatkan kepada kebaikan. Tapi ya itu, ketika dilihat cc-nya hampir semua teman dan milis (kira-kira ada 40-an lebih) yang dia ikuti tidak akan luput dari serangan e-mailnya.

Hari ini e-mail forward dari Nenk Lia yang masuk ke dalam inbox berisi informasi - atau lebih tepatnya promosi penawaran barang - dari Philips Electronics bekerjasama dengan Swarovski yang membuat produk FlshDisc atau USB Memory, dengan nama Weird Memory Sticks the 'Active Crystal' collection.




Cafe Harga Mahasiswa

Kalau anda mahasiswa Unila atau pun sempat melintas di depan Unila. Dan ingin mencoba jajanan cafe harga mahasiswa, mampirlah ke Cafe Niaga di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, tepatnya di antara gedung A dan gedung B.

Tempatnya sih lumayan asyik, dengan 6 meja bundar dan tempat duduk permanen beralas keramik keemasan - cukup untuk duduk 5 sampai 6 orang - tapi lebih nyaman bila dipakai maksimal 4 orang. Pelayanannya cukup bagus sebab semua pegawainya adalah mahasiswa Ilmu Administrasi Niaga, semester akhir ataupun yang sudah alumni.

Saya sempat mencicipi es cappucino dan ropang 2 ice cream, cukup murah cuma Rp.2500,- untuk cappucino dan Rp.3500,- untuk ropang 2 ice cream. Awalnya pun saya bingung apa itu ropang 2 ice cream, ternyata itu adalah Roti Panggang dengan 2 tangkup ice cream 2 rasa, strawberry dan vanilla. Mak nyuusss .... Apalagi ketika roti panggang dan ice cream menyatu dalam gigitan serta lelahan rasanya itu lho yang bikin ketagihan. Cukup puas untuk makanan seenak dan suasana senyaman itu.

Seberapa Berharga ?

experience with facebook

Bermula dari sebuah obrolan kecil di forum kronologger.

Pada saat itu ada rekan yang menyebutkan kata yang masih asing, facebook. Aku sempat bertanya juga, facabook apaan ya? Singkat kata aku tekan Ctrl+T (untuk membuka tab baru) lalu aku ketikan facebook dalam sebuah search engine, keluarkan homesite facebook. tanpa ba-bi-bu lagi lalu aku mendaftar. Mudah sekali daftarnya.

Jujur. ketika pertama kali menggunakannya agak sedikit bingung, terlalu banyak fitur. Hal ini tidak terjadi ketika aku menggunakan web social networking sejenis (friendster, pen) dalam hitungan menit aku langsung bisa menggunakannya. Kalau untuk facebook butuh waktu lebih dari sehari, tepatnya tiga hari. Untungnya ada Andra yang bisa ditanyain macem-macem perihal fesbuk (sebutan Andra untuk facebook, info).

Sekarang aku lebih banyak buka facebook ketimbang friendster. Menurutku sih lebih asyik karena banyak game-nya, dan aku jadi kecanduan gara-garanya. Yang ada di profile-ku sih cuma Fight Club, Slayer, Vampire, Werewolf, Zombie, Speed Racer, Harry Potter. Game-game tersebut harus di forward dari satu teman ke yang lainnya. Untuk masalah privasi, emang facebook top-nya, sebab profile kita bakal private sejauh orang yang ingin melihat bukan termasuk friend atau masuk network kita. Kalaupun ingin melihat kita harus melakukan poke, dan itu pun hanya menjadikan profile kita terbuka selama satu minggu untuk orang yang kita tuju.

Well, berhubung facebook sepertinya masih jarang peminatnya di Indonesia, maka mencari friend-nya terpaksa dari network luar. Di friend list ku sendiri ada yang dari Brunei, Amerika, South Africa, dan masih banyak lagi. Coba netter Indonesia pada punya account facebook, bakal lebih menarik. Tapi saran saya kalau tidak punya cukup banyak waktu lebih baik jangan sebab kecanduan tidak ditanggung. Game-nya very very addicted.

Artikel terkait : Social Networking Website: Facebook vs Friendster

Diatas piring kapitalis

Malam ini diiringi rintik-rintik hujan diatas Kota Bandar Lampung. Aku dan Kak Sony iseng jalan-jalan keluar dari ruang kerja untuk cari makan malam. Berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, maka sudah tidak mungkin lagi untuk mencari nasi padang atau kawanannya yang lain (seperti nasi sayur, nasi tempe atau nasi kerupuk). Maka diputuskan untuk mencari makanan yang memang tersedia pada jam malam, ex: nasi goreng dan mie goreng/rebus.

Pilihan akhirnya jatuh pada kampus UBL (Universitas Bandar Lampung), diwarung pinggir jalan ini tersedia nasi goreng, pecel lele bahkan ada nasi uduk (bener-bener aneh). Berita dari mulut-ke-mulut itu akhirnya aku buktikan sendiri bahwa nasi goreng disini enak banget apalagi didukung dengan sambal gorengnya yang tidak terasa pedas sama sekali. Bikin ketagihan, apalagi air putihnya yang sejuk, bikin betah.

Nah, ditengah acara makan aku baru sadar setelah memperhatikan piring yang aku pakai makan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Piring yang aku pakai ternyata bercorak bendera Amerika. Duh, aku makan diatas piring kapitalis dong. Pantes kerasa enak banget.

Jadi pengen kesana lagi. Ada yang mo ikutan ???


Powered by ScribeFire.

last book i've read


Buku yang dibuat oleh Fajar Nugroho, seorang film maker dokumenter. Menceritakan pengalaman serta tips trik untuk membuat sebuah film dokumenter, dibawakan dengan bahasa santai yang menakjubkan. Cool stuff, you must try this...

Implikasi Generasi Next

Memang benar pepatah, Rajin Pangkal Pandai-Malas Pangkal Bodoh, jadi kalau kita rajin membaca maka kita akan jadi lebih pandai dari teman kita yang kurang membaca. Bahkan dulu waktu SMU sempat saya lihat di perpustakaan sekolah ada poster gede banget bergambar Rano Karno menuliskan slogan "Si Doel jadi sarjana karena rajin ke perpustakaan". Benar khan lagi-lagi kita harus membaca. Kalau mau dihubungkan ke agama, maka ada perintah iqra (membaca, arab).

Menurut saya membaca bukan hanya menyebabkan pandai dan mengurangi stagnasi pemikiran, tetapi akan meminimalisir kita masuk ke tempat-tempat yang dilarang, contoh Awas Ada Anjing Galak atau Awas Kandang Buaya. Hal ini sudah saya buktikan lho.

Berawal dari masuk ke situs Universitas Padjajaran Bandung, kemudian menemukan link berita yang sangat menarik, Kompetisi Blogging, yang diadakan oleh PT. Telkom. Dengan segera saya klik, masuk dan mendaftar (gampang tinggal klik next..next..next...). Berhasil. Blog saya masuk dalam database mereka serta masuk dalam agregate kompetisi blog tersebut.

Belakangan saya baru sadar setelah seorang rekan, eriek, memberitahu saya bahwa lomba tersebut hanya dikhususkan untuk blogger regional Jawa Barat dan Banten. Itupun setelah dia membaca Syarat dan Ketentuan lomba. Aduh malunya.......

Segera saya kirim e-mail kepada panitia lomba untuk meminta maaf atas kecerobohan (lebih tepat disebut kemalasan membaca Terms of Agreement) dan menghapus blog saya dari database mereka. Semoga saja bisa segera terlaksana. Amiin.

New Day Has Come

Hari ini 1 Januari 2008 merupakan hari pertama di tahun ini. Apa yang sudah anda rasakan? Merasa enakan dan segar atau merasa lelah karena malam tadi bedagang sampai pagi sambil bakar ayam, meniup terompet dan menikmati kerlap-kerlip kembang api. Bagi saya tidak ada yang menarik untuk dikenang tadi malam, disebabkan ke-kekurangsukaan saya terhadap keramaian dan (menurut saya) tahun baru masehi tidak patut untuk dirayakan, kecuali tahun baru Islam atau bulan Muharram.

Satu hal yang membuat hari ini istimewa ialah bahwa langit Bandar Lampung mendung (walaupun belum tentu hujan) menyebabkan udara tidak terlalu panas, malah terasa sejuk dan sedikit dingin. Ditambah hari ini saya sudah selesai mem-print out hasil skripsi saya serta siap untuk diserahkan kepada pembimbing dua hari lagi (sekarang masih liburan, info).

Bingung kenapa pada paragraph pertama menulis tentang hal negatif dan kedua hal yang positif. Loh bukankah itu merupakan sesuatu hal yang lumrah. Setiap hal pasti memiliki dua sisi yang berbeda, bahkan satu kejadian bisa mendatangkan banyak persepsi.

Saya bukan ingin membahas dua sisi dari setiap hal, cuma sekedar mengingatkan bahwa kalaupun beberapa orang menganggap bahwa tahun lalu (2007, pen) adalah tahun-tahun bencana, mungkin. Tapi bukan lantas tidak ada yang merasa bahwa tahun itu merupakan tahun keberuntungannya. Bagaimanapun hari yang baru telah datang dan terserah kita apakah ingin bangkit dan berjuang untuk masa depan atau larut dalam masa lalu yang (mungkin) kelam.

New day has come and i am God of my of faith, so i will decided to struggle till the end...(redha herdianto)
What about you ???



Powered by ScribeFire.