Postingan ini masih meneruskan dari penjelasan karakter-ku yang berjenis Red Tiger kemarin. Menyoal masalah karakteristik ala Jepang yang dideskripsikan dalam 12 kategori satwa tersebut, bagi saya tidak jadi soal apakah yang lain jadi percaya atau tidak, yang pasti kadang pembatasan seperti ini lebih kepada sugesti pribadi tentang mau apa dan bagaimana kita kedepan.
Kadang bila kita membaca penjelasan karakter kita dan hasilnya bagus, secara tidak sadar justru kita mati-matian pengen seperti yang digambarkan. Disamping bila hasilnya buruk, kita juga secara tegas menolaknya, baik lisan maupun dalam hati. Ini yang saya sebut dengan sugesti pribadi.
Oke, back to the topic….
Ternyata masih ada satu fitur lagi yang belum sempat saya ‘berdayakan’ waktu itu, yakni penjelasan karakter secara umum. Seperti ini :
- Tigers have a sense of balance and see the whole picture
- Tigers are always willing to help
- Tigers are always working
- Tigers like to rearrange the room
- Tigers have a calm and composed air about them
- Once tigers decide to do something, they'll see it through to the end
- Tigers sometimes uses harsh words
- Tigers are Jacks of all trades, masters of none
- Tigers aways assume they are right
- The Tiger spirit: Try and you will succeed
Kira-kira dalam Bahasa Indonesia akan menjadi seperti ini :
- Memiliki rasa keseimbangan dan melihat suatu masalah secara keseluruhan.
- Selalu bersedia untuk membantu
- Pekerja keras.
- Senang menata ulang keadaan dan kondisi.
- Memiliki ketenangan dan menyesuaikan keadaan tentang para tiger.
- Setelah memutuskan untuk melakukan sesuatu, mereka akan melakukannya hingga akhir
- Kadang-kadang menggunakan kata-kata kasar
- Hebat perdagangan, tap tidak ahli dalam bidang lain.
- Selalu menganggap diri mereka paling benar.
- Semangat para Tiger: Coba dan anda akan berhasil
Percaya dan tidak percaya, sebagian dari mereka saya amini dan lainnya saya tolak. Satu hal yang jadikan sugesti pribadi, yakni semangat dari para Harimau; Coba lakukan dan kau akan sukses.
Semoga….
Ini juga asyik dibaca :
5 komentar:
Memang sepertinya sudah menjadi kodrat manusia selalu menolak yang buruk dan jelek mas herdianto. Akan menjadi persoalan bila kita 'mendustakan' yang buruk dan jelek itu, menutup-nutupi keburukan tanpa pernah mau meluangkan waktu untuk memperbaikinya.
Sukses dengan blognya mas. Jangan lupa utk meluangkan waktu untuk mengunjungi blog gurem saya :)
Kata Pak Mario Teguh "Lakukan hal yang baik lalu lihatlah apa yang akan terjadi".
ambil yan9 baikna ajah..
su9estikan yan9 terbaik selalu..:)
@Deden: baiknya emang ditutupi dan diperbaiki ya?
@Nanang: siap, laksanakan :)
@Wi3nd: sama jg untukmu ya
jadilah pribadi yang mengejutkan: kata mario teguh
Poskan Komentar