Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

9 jam itu…

Palembang Saat Hari Raya Nyepi

Sedikit cerita saat kemarin jalan-jalan ke tanah Sriwijaya pas hari raya Nyepi. Sebelumnya sempat takut juga kalau disana juga bakal banyak toko yang tutup karena tanggal merah. Eh ternyata walaupun tanggal merah (baca: hari libur) tidak mempengaruhi aktivitas perekonomian disana alias semua toko beroperasi seperti biasa, jadi rencana jalan-jalan ke salah satu mall disana tidak terhalangi.

Sewaktu datang memakai kereta Limex pukul 8 pagi, aku langsung naik bis kota menuju Masjid Agung untuk bersih-bersih, hehe… (tidak ada pilihan lain selain kesana untuk sekarang ini), selesai mandi langsung deh dijemput untuk sarapan bareng. Pilihan jatuh ke cafe november karena aku pengen banget sarapan nasi goreng. Akhirnya beli nasi goreng merah dan celimpungan plus teh manis dan air mineral. Cafe november ini milik keturunan tionghoa dan menyediakan makanan mulai palembang banget sampai jajanan cafe. Sudah cukup sarapannya perjalanan dilanjutkan ke Gramedia. Belum sampai kesana ternyata rencana langsung berubah dan kami (baca: berarti berdua lho) berbalik arah dan menuju Palembang Trade Center (PTC). Dan sumpah deh Palembang hari kamis itu panas banget.

Di PTC itu kami makan lagi, kali ini menu yang dipilih adalah model (berisi pempek isi tahu dengan kuah tekwan, klo ndak salah). Minumnya Ice Alpukat Float dan Jus Semangka. Canda tawa pun dimulai lagi. Senang banget rasanya, sampai nggak pengen pulang dari sana. Sampai waktu dzuhur memanggil. Selesai sholat dzuhur perjalanan dilanjutkan ke daerah 1 ulu, itu berarti ke rumahnya. Baru sadar ternyata disana merupakan sentra industri kerupuk ikan belido.

Sampai dirumah kuliner pun dilanjutkan dengan puding busa coklat dan es sirup markisa. Tak terasa pertemuan pun harus diakhir, sudah lepas Ashar. Kesedihan karena harus pisah lagi pun diiringi dengan tetesan air hujan yang menemani perjanan daru kertapati ke Masjid Agung lagi. Sebelum pulang, eh dia ngajak makan bakso lagi. Dan ternyata aku disuruh makan bagian dia, jadi aku makan hampir dua mangkok bakso. Tambah gemuk deh aku disana :)

Jangan sedih ya, soalnya pasti kesana lagi koq Semangat!!!

Ini juga asyik dibaca :

14 jam di kota Palembang

2 komentar:

puding busa mengatakan...

Di tunggu lho ya.........

wi3nd mengatakan...

waw..9 jam pp yaa..?
nyepi maren daku habiskan di yo9ya.. :)