Kadang membaca tulisan orang itu selain mendapatkan ilmu, pengetahuan dan pengalaman baru, seringkali malah kita jadi punya ide untuk menulis (atau setidaknya mengkomentari tulisan tersebut) artikel baru di blog kita sendiri.
Kemarin dulu (lusa, red) pas aku nggak sengaja buka situs sosial, facebook. Aku menemukan sebuah tautan yang ditulis sama dosen jurusanku, Simon Soemandjaja. Disitu merujuk kepada sebuah tulisan dengan judul 10 Kategori Status Facebook (bisa dilihat di-SINI). Secara detil tertera dan dijelaskan per-item dan semuanya merupakan status yang tidak disukai penulis. Meski penilaian ini sudah di-klaim subjektif, namun tulisan ini sempat membuat saya bertanya-tanya dan menggelitik untuk diulas.
*oiya, apakah tadi saya menyebutkan bahwa saya tidak sengaja membuka facebook. Itu benar karena saya memanfaatkan fasilitas remember me hingga kadang saya lupa password saya sendiri.
10 status facebook tersebut adalah :
- Update status facebook sendiri, dikasih jempol sendiri, dikomentari jempol sendiri
- Bermesraan di facebook
- Memposisikan diri sebagai makhluk yang paling merana, sial, dan didzolimi
- Status sok sibuk, sok penting
- Status yang mengundang tanya
- Bawa-bawa merk lain ke facebook
- Bikin status yang susah dibaca
- Rame-rame latah status
- Mengambil kutipan orang lain buat di jadiin status facebook
- Status yang tidak sesuai Ejaan yang Disempurnakan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia
Bukankah menarik ada sebuah bahasan seperti ini? Hayoo ngaku adakah satu dari sekian banyak kriteria ini (atau bahkan dua, tiga, enam, semuanya) sudah teman-teman lakukan? Kalau belum, maka saran saya buatlah akun facebook. Kalau sudah, maka mari pertanyakan adakah status jenis lain dari 10 kriteria ini dalam otak anda. Saya yakin ada, dan anda tahu jawabannya. Namun sampai sekarang saya hanya bisa menambahkan satu item : informasi berantai (tapi ini juga bakal sedikit masuk kategori rame-rame latah status)
Saya jadi kembali mempertanyakan tujuan awal dibuatnya situs sosial macam ini. Sebuah micro-blogging, hingga pengguna dapat mencari dan melacak semua informasi tentang seseorang dan sebuah tempat dari banyak orang, argumen, kalangan dan sudut pandang. Misal pembukaan Mall baru, info gempa yang baru saja terjadi hingga kelahiran anak sahabat. Mudah khan, micro-blogging adalah sebuah catatan kecil tentang kehidupan penggunanya. Jadi pengen tahu kira-kira status jenis apa yang digunakan oleh penulis tersebut.
cuma komentar,
Redha Herdianto
2 komentar:
hehehhehe..kayana y9 nomer satu pernah tuch :D
meski bukan pesbuers sejati,dan serin9 matiin fb,setidakna tau sikit2 tentan9 fb heheh
@wind: yah saya malah ngerjain semua nomer wind
Poskan Komentar