Pernah nggak berpikir untuk menguasai dunia? Mengharapkan semua orang tunduk kepada kita. Dengan hanya menjentikkan jari kita bisa mendapatkan semua yang kita inginkan. Bukankah itu menyenangkan? Sekarang bayangkan dalam pikiran anda beratnya mencapai itu semua. Iya memang ada pepatah mengatakan “dimana ada kemauan pasti disitu ada jalan”, hanya saja aku masih berpikir butuh berapa lama mengumpulkan pasukan dimana kita bakal menguasai peradaban sebuah negeri layaknya Napoleon ataupun Julius Caesar.
Seiring waktu kemudian aku mulai berpikir (selain banyak mendapat masukan dari keisengan mengenyam pendidikan sekolah formal) bahwa menguasai peradaban sebuah dunia tidak harus dengan jalan invasi dan adu kekuatan senjata, tapi cukup dengan kontinyu meluangkan waktu beberapa jam setiap harinya untuk melahap semua informasi yang ada di dalam sebuah buku. Yups, hanya dengan membaca buku kita akan bisa menguasai peradaban, tidak ketinggalan informasi (apalagi zaman), bahkan tidak mungkin kita akan menguasai dunia.
Dunia yang kita bicarakan disini tidak hanya sebatas planet Bumi saja. Tidak, itu terlalu sempit. Dunia yang kita maksudkan adalah dunia-dunia yang melingkupi alam semesta pengetahuan, mulai dari dunia kedokteran, sejarah, sosial, ekonomi, hukum serta banyak cabang ilmu lainnya. Sekarang tidak butuh waktu puluhan tahun untuk mengetahui peradaban suku terdalam Amazon, sediakan saja beberapa jam untuk merekam seluruh informasi dalam ensiklopedia, maka kita bakal menguasai peradaban tersembunyi mereka. Bukankah lebih mengasyikan ketimbang berdarah-darah melakukan peperangan fisik dan penjajahan yang tidak manusiawi.
Lagipula mencari buku sekarang mudah sekali, tidak seperti zaman Kartini dulu yang musti priyayi, atau harus sembunyi-sembunyi hanya sekedar untuk membaca buku. Jenisnya sudah beragam mulai dari buku pelajaran sekolah, ensiklopedia, tutorial, novel dan jenis bacaan lainnya. Kalau keberatan dengan harga buku baru yang selangit, khan masih ada alternatif buku bekas layak pakai atau sekalian beli buku bajakan (not recomended), tapi ini akan merusakan kenikmatan membaca selain melanggar Hak Kekayaan Intelektual dari si penulis sendiri.
Maka dari itu yuk gencarkan semangat rajin membaca bacaan yang bermutu, jangan komik ataupun novel picisan yang malah akan membuat tumpul syaraf di otak. Dan jangan lupa menabung untuk membelinya.
suka membaca,
Redha Herdianto
3 komentar:
hehehe..klu harus berdarah darah wat men99em9am dunia seeh o9ah ah her..
aku cinta damai.. ^^"
emm..komik ato novel tapi nda picisan ju9a perlu wat refresh..,jadi in9et ada beberapa buku y9 belum terbeli ju9a.
iyah sekaran9 9ampan9 ban9ed tin99al browsin9,surfin9 di dunia maya dapet smua info y9 dipen9enin..
Thx bgt buat infonya bro ^^
@ricxzone: sama-sama pak :)
Poskan Komentar