Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Sebuah kalimat penyemangat untuk anak sekolah di zaman Orde Baru ini perlahan-lahan mulai diangkat dan dingat kembali melalui sebuah film yang diangkat dari novel Tetralogi karya Andrea Hirata. Kali ini sudah masuk kepada buku kedua, Sang Pemimpi.
Kebetulan Sabtu ini ada kesempatan nonton ramean lagi, sekantor. Walaupun terbagi menjadi dua kubu berbeda. Kubu pertama memihak Twilight Saga; New Moon, sedangkan kubu kedua memilih Sang Pemimpi. Karena aku sudah nonton New Moon maka aku putuskan untuk masuk kubu kedua.
Film ini sungguh sangat meng-inspirasi, mulai dari perjuangan seorang anak desa yang meraih mimpi tinggi, proses pencarian Ikal, keteguhan hati Arai dan ketulusan persahabatan oleh Jimbrong. Sungguh menyentuh, aku menemukan dua scene yang hampir membuat menangis. Dan sepanjang jalan cerita selalu dipenuhi dengan skenario-skenario nakal yang memaksa otak ini untuk berimajinasi dan menebak-nebak bagaimana seharusnya film ini akan berakhir. Saya tidak tahu lagi harus berkata apa ketika teman sebelah bilang kalau film ini gak keren. Padahal saya dengan jelas merekam semua detil scene menarik dari film ini. Dan tidak ada satu detikpun terlewatkan.
Masalahnya hanya pada bagian akhir saja, dua bagian penting yang sedikit merusak dan menghentikan daya imajinasiku sesaat. Pertama adalah gangguan pita film di 21Cinwplex yang kusut selama tiga kali, dan sosok Ariel yang memerankan Arai. Bukan saya tidak suka dengan Ariel, tapi Arai adalah sosok tangguh yang jiwa petualangnya lebih kepada alam, dan Ariel belum punyai itu, jiwa petualangannya berada di sisi seberangnya. Dan dari film ini kita bisa belajar semangat Arai yang pantang menyerah, serta memahami betul ranah belajar tentang persiapan hidup yang penuh aral melintang.
salam inspirasi,
Redha Herdianto

10 komentar:
:) wkwkwkwk.... bentar lagi nonton Bintang Porno Rin Sakuragi Di Film Suster Keramas yuk.... sama Sarimin
@sarimin: wah boleh tuh sebagai pengganti Menculik Miyabi
makasih dha udah ngingetin agar tetep berusaha menggapai mimpi, bener kata arai, itu lah sisa yang masih kita pounya "mimpi"
@gerry: bener ger, jgn menyerah...
darah muda darah yan9 berapai api >> ikal kyahahhahaha...
iyah,sama yah,ke9an99u sama putusnya film diten9ah ten9ah itu..
nu9ie..,ba9us ju9a dia sb9i,julisman
Selamat menunaikan ibadah mengejar mimpi ^_^
mantap
dari tokoh ini nich...saya belajar bagaimana bekerja keras tapi tetap memperhatikan keseimbangan. maksudnya tidak melulu bekerja.
@wi3nd: oh sama tho putus juga, kirain cm disini
@indahonly: sama-sama, semangat untukmu juga
@alfaolamablawa: sip, saya jg belajar dari dia
saking terhipnotis ama "sang pemimpi" . .nsp aq lngsung gnti "sang pemimpi" bang....huahaha....
@ramaja LabiL: khan banyak lagunya, yg mana?
Poskan Komentar