Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Ironi Bella dan Edward

oh Dewa… sejak dulu beginilah , deritanya tiada pernah berakhir
~Ti Pat Kay~

 

Pencinta film mana yang tidak menunggu kehebohan dari tetralogi Twilight. Film yang menceritakan tentang keluarga vampire, dengan anak laki-lakinya - Edward - jatuh cinta kepada manusia biasa, Isabella.

Kemarin berkesempatan nonton film Twilight Saga; New Moon ini, bahkan tanpa antri, soalnya 21 cineplex di memutar film ini di tiga teater sekaligus. Benar-benar khusus dewasa, terlalu banyak adegan cium mesra dan bercumbu antara Edward dan Bella, Jacob dan Bella, Sam dan Emily serta Charlise dan Istrinya.

Beberapa hal yang membuatku menilai minus adalah karakter Edward yang terlalu lemah hatinya. Masa jauh dari kekasihnya malah mau bunuh diri. Sebuah ironi bagi tokoh utama dengan keabadian sempurnanya. Lain lagi dengan karakter Bella, gadis dengan turunan darah khusus ini terlihat terlalu desperate dalam hidupnya dan mudah sekali panik, sangat tidak cocok untuk jenis mukanya yang angkuh.

Aku malah terkesan dengan karakter tokoh kedua, Jacob, si manusia srigala. Selain bentuk badannya yang kokoh mencerminkan keluarga indian pemburu, juga ketegaran hatinya dalam mengikhlaskan Bella untuk dimiliki Edward. Terlihat tidak ngarep, meski sekilas tampangnya mirip Matt Damon yang pemeran Bourne Trilogy. Entah kenapa aku merasa lebih nyaman melihat manusia berubah menjadi srigala ketimbang melihat vampire yang pucat pasi. Meski lebih rapih vampire adalah karakter yang kurang bisa menahan hawa nafsunya. Beda dengan manusia srigala yang natural dalam mempertahankan wilayah dan kelompoknya.

Inti dari film New Moon adalah perbedaan lah yang akan memisahkan kisah antara dua insan. Perbedaan pula yang menghantarkan dan memunculkan niat tulus ikhlas untuk saling mengalah dan menerima perbedaan itu menyatu dalam hidupnya. Seperti Bella yang akan rela menjadi vampire dan hidup terkutuk selamanya demi Edward. Sungguh ironi dunia yang menghanyutkan…

salam inspirasi,
Redha Herdianto

7 komentar:

angga mengatakan...

kereeeenn~ boleh dishare gk ni om? ^^

herdianto mengatakan...

@angga: boleh banget, tulis sumbernya ya. makasih

wi3nd mengatakan...

aku belon nonton nee,da 2 oran9 y9 review ini

**harus buru2 nonton..

makasi ya :)

blackgerry mengatakan...

abis nonton kok jadi bingung, untuk lagi seneng

Alrezamittariq mengatakan...

wah..dari lampung ya?
salam kenal sob....
sesama orang lampung nih...ada nggak ya komunitas blogger lampung?

herdianto mengatakan...

@Gerry: seneng buat apa?

@Alrezamittariq: iya nih dari Lampung. Komunitas blogger Lampung ya ada, namanya SERUIT (liat logo dipojok kanan atas)... skrg malah mau dibuat Blogger Univ Lampung (khusus mahasiswa)

Technomizer mengatakan...

Masih belum sempat nonton ini. Sedih juga. :sad:

Btw, salam kenal ya.