Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Hari minggu dan anak rumahan

Alhamdulillah akhirnya hari minggu kemarin bisa liburan juga. Bermalas-malasan di rumah ternyata jadi fokus mengerjakan dua hal yang sudah hampir tiga minggu selalu tertunda, rapihkan lemari pakaian plus menyisihkan baju kusam, rusak, tidak mode dan tidak layak pakai lagi. Ternyata hasilnya cuma satu plastik besar. Pantas saja lemari pakaianku sesak, ternyata banyak penumpang gelapnya.

Satu lagi adalah mengerjakan laporan akhir tahun 2009 ini. Awalnya bingung karena belum ngerti format laporannya. Sambil mecah database berisi 3000-an nama user dan emailnya, sambil memahami format contoh laporan yang sudah ada. Mudah ternyata. Sekali ketik tangan ini hampir tidak berhenti menari, untung melapar jadi pengen makan dulu.

Cuma satu efek negatifnya jadi anak rumahan. Mudah lapar karena minim aktivitas, pengennya makan terus. Kemarin minggu saja aku makan 2 kali untuk satu siang, belum ngemil biskuit khong guan sambil nonton film Mulan. Oiya film Mulan yang versi manusia lebih menyentuh daripada yang versi animasi. Selain tidak ada scene lucu dari naga dan jangkrik, menonton film ini jadi teringat dengan film sequel Red Cliff yang sama-sama menceritakan tentang perang saudara.

Oiya, aku belum cerita ya kenapa minggu ini bisa libur. Bukan karena Natal atau menyambut tahun baru, tapi karena kemarin Jumat dan Sabtu sudah diadakan ujian kenaikan kyu (tingkat) dan latihan bersama bersama Sensei Dzulham. Seru banget, ada beberapa Senpai (senior) datang jadi diajarin teknik-teknik baru, serta rangkaian gerak menggunakan tongkat pendek yang disebut dengan Jo Kata, sama teknik merebut tongkat lawan (Jodori). Waaahhh….. mantap minggu ini, akhirnya aku berhasil naik satu tingkat.

Yang pasti benar kata beberapa guru diluar sana, jadi anak rumahan itu kurang menarik. Jadi sulit bersosialisasi, karena memang tidak pernah melakukan kontak dengan dunia luar dan komunikasi dengan mahluk hidup secara nyata jadi berkurang. Wajar sih kalau kebanyakan dalam rumah malah jadi nerd, dan yang diluar rumah, berpetualang jadi orang yang lebih seru.

lagi pengen curhat,
Redha Herdianto

MULAN; Chinesse girl-warrior

PATRIOTISM - FAITH - COURAGE

Rasanya inilah film yang pantas untuk ditunggu-tunggu setelah bosan dengan cekokan hollywood. Sebuah film epik China yang digarap dalam bentuk kolosal. Mulan, yang dulu bisa kita lihat dalam bentuk kartun, kini diangkat dalam gambar nyata.

The epic story of the Chinese girl-warrior, Mulan, who fights to defend her father.


Diperankan oleh aktris China cantik, Vicky Zhao. Meski menurut situs beyondhollywood  akan di-launching 2010 tetapi untuk di Indonesia sudah ada. Hebat memang negeri ini :)

Heil the Wei army! we are unyielding!
we are unstopable! to protect our home
we can only stop war with war!
Today, we will blood the battlefield!

VickyZhao-mulan VickyZhao-mulan (1) VickyZhao-mulan (2)

Technorati Tags: ,,

pencinta film,
Redha Herdianto

AVATAR: antara Bumi dan Pandora

Satu lagi film animasi yang menceritakan dunia lain diluar bumi. Dunia Pandora yang dihuni oleh bangsa Na’vi mirip manusia tapi dengan kehidupan yang lebih primitif. Adalah Avatar sebuah program pembuatan tubuh mirip bangsa Na’vi yang digunakan oleh manusia untuk mempelajari dunia Pandora yang kaya akan mineral. Disinilah terjadi pertarungan moral sang manusia Avatar, apakah membela bumi atau memilih cintanya.


Jenis Film
  : Animation - Remaja
Produser     : James Cameron, Jon Landau
Produksi     : 20th Century Fox
Homepage : http://www.avatarmovie.com/
Durasi           : 150 menit

Sampai sekarang saya masih belum memahami kenapa Amerika senang sekali mengkhayal tentang dunia diluar bumi, karena menipisnya sumber daya yang ada.

Technorati Tags: ,,

salam inspirasi,
Redha Herdianto

Menulis dan hak paten

Saat saya berpikir tentang bagaimana seharusnya mengisi kategori LABELISASI pada blog ini, saya jadi teringat hal-hal yang berkaitan dengan hak cipta dan lain sebagainya. Berhubung saya tidak studi tentang hukum, langsung deh googling mencari apa sih hak cipta dan hak paten itu. Ternyata banyak juga blogger yang sudah membahasnya. Sampai saya sendiri bingung mau menentukan referensi yang tepat menurut saya.

Jangan ditanya rasanya membaca puluhan (bahkan ratusan) artikel dan komentar yang ada. Mabok!

Berdasarkan tulisan Yulian Firdaus, Hak Cipta direpresentasikan dalam tulisan dengan simbol © (copyright) sedangkan Hak Paten disimbolkan dengan ™ (trademark). Hak Cipta atau Hak Paten yang masih dalam proses pendaftaran disimbolkan ® (registered).

Bahkan dijelaskan juga hukum hak cipta melindungi karya intelektual dan seni dalam bentuk ekspresi, seperti lirik lagu, puisi, artikel atau buku, dalam bentuk gambar seperti foto, gambar arsitektur, peta, serta dalam bentuk suara dan video seperti rekaman lagu, pidato, video pertunjukan, video koreografi dll.

Kalau menurut uspto : ™ itu trademark (merk dagang), artinya nama itu sudah dipakai dan orang lain dengan bidang usaha sejenis gak boleh pakai nama itu untuk memasarkan dagangannya. ® itu registered trademark, yaitu trademark yang sudah didaftarkan. kalau di Amerika, bedanya ™ dan ®. Sedangkan © tidak berhubungan dengan trademark, tapi dengan copyright.

Beda lagi dengan Departemen Hukum RI: Secara umum Hak Kekayaan Intelektual dapat terbagi dalam dua kategori yaitu: Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri. Sedangkan Hak Kekayaan Industri meliputi Paten, Merk, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Rahasia Dagang dan Varietas Tanaman.

Lalu bila sudah begini, semisal ada penulis, penyair, pengarang lagu bahkan blogger yang ditiru tulisannya oleh orang lain secara otomatis dia peniru telah melanggar hukum. Hhmm… agak ribet juga ya zaman sekarang. Meski orisinalitas dijaga oleh hukum tetap saja banyak yang tidak tahu dan menyadarinya. Bahkan kalau mau fair tulisan ini saja mulai melanggar hukum karena sudah menyertakan ide orang lain tanpa izin terlebih dahulu.

salam inspirasi,
Redha Herdianto

BlackBarry; gadget aspal

Kesuksesan gadget BlackBerry rupanya membuat banyak pihak terus berupaya untuk meniru, mulai dari bentuk dan kegunaan. Sampai tadi malam ada teman yang baru membeli handphone dengan model yang sama sekali mirip, hanya saja salah memberi nama, BLACKBARRY. Yang membedakan cuma harga dan software, meski ada kelebihan yakni perubahan menu cube, mirip dengan Ubuntu dan Windows Vista.

blackbarry_03 blackbarry_01 blackbarry_02

Masih mau beli handphone BlackBerry yang mahalnya bisa beli handphone Nexian dan laptop Acer dijadiin satu?

salam inspirasi,
Redha Herdianto

Unila Dalam Angka

here’s my project right now ;-)

Sudah lebih dari dua bulan mengerjakan ini belum selesai juga. Dari satu tim yang terdiri dari beberapa orang, hanya tiga orang yang aktif. Aku cuma diperbantukan disini (outsourcing) karena harusnya di unit yang berbeda. Hhmm… dari sini jadi banyak tahu tentang Microsoft Excel.

*belum sempat nulis yang lain

Technorati Tags: ,,,


salam inspirasi,
Redha Herdianto

Belajar dari Arai

Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Sebuah kalimat penyemangat untuk anak sekolah di zaman Orde Baru ini perlahan-lahan mulai diangkat dan dingat kembali melalui sebuah film yang diangkat dari novel Tetralogi karya Andrea Hirata. Kali ini sudah masuk kepada buku kedua, Sang Pemimpi.

sang_pemimpi

Kebetulan Sabtu ini ada kesempatan nonton ramean lagi, sekantor. Walaupun terbagi menjadi dua kubu berbeda. Kubu pertama memihak , sedangkan kubu kedua memilih Sang Pemimpi. Karena aku sudah nonton New Moon maka aku putuskan untuk masuk kubu kedua.

Film ini sungguh sangat meng-inspirasi, mulai dari perjuangan seorang anak desa yang meraih mimpi tinggi, proses pencarian Ikal, keteguhan hati Arai dan ketulusan persahabatan oleh Jimbrong. Sungguh menyentuh, aku menemukan dua scene yang hampir membuat menangis. Dan sepanjang jalan cerita selalu dipenuhi dengan skenario-skenario nakal yang memaksa otak ini untuk berimajinasi dan menebak-nebak bagaimana seharusnya film ini akan berakhir. Saya tidak tahu lagi harus berkata apa ketika teman sebelah bilang kalau film ini gak keren. Padahal saya dengan jelas merekam semua detil scene menarik dari film ini. Dan tidak ada satu detikpun terlewatkan.

Masalahnya hanya pada bagian akhir saja, dua bagian penting yang sedikit merusak dan menghentikan daya imajinasiku sesaat. Pertama adalah gangguan pita film di 21Cinwplex yang kusut selama tiga kali, dan sosok Ariel yang memerankan Arai. Bukan saya tidak suka dengan Ariel, tapi Arai adalah sosok tangguh yang jiwa petualangnya lebih kepada alam, dan Ariel belum punyai itu, jiwa petualangannya berada di sisi seberangnya. Dan dari film ini kita bisa belajar semangat Arai yang pantang menyerah, serta memahami betul ranah belajar tentang persiapan hidup yang penuh aral melintang.

salam inspirasi,
Redha Herdianto

Atlantis van Java

Dalam wikipedia disebutkan Atlantis, (bahasa Yunani: pulau Atlas) adalah pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Critias. Pada buku Timaeus, Plato berkisah:

Di hadapan Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan, Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.

Selama ini saya membayangkan Atlantis adalah kota khalayan yang mustahil untuk dibuktikan. Meski banyak orang yang masih bersusah payah berusaha membuktikan isi tulisan buku karangan Plato tersebut. Sampai siang ini saya menemukannya dalam karya Oscar Matuloh berjudul . Sebuah karya fotografi yang disebut dengan Fotography Essay. Rangkaian foto yang berusaha mengungkapkan sebuah narasi kepada masyarakat melalui dokumentasi gambar digital.

Atlantis van Java merupakan hasil pendokumentasian sisi lain akibat dari bencana lumpur lapindo. Kita disuguhi pemandangan mengerikan dari jarak sangat dekat sekali, dan sisi-sisi lain yang tidak pernah ter-ekspose mata berita pada umumnya. Wajar sebab inilah kelebihan dari seorang seniman fotografi yang dapat menangkap feel berbeda dari orang kebanyakan.

Atlantis van Java merupakan hasil pendokumentasian sisi lain akibat dari bencana lumpur lapindo. Kita disuguhi pemandangan mengerikan dari jarak sangat dekat sekali, dan sisi-sisi lain yang tidak pernah ter-ekspose mata berita pada umumnya. Wajar sebab inilah kelebihan dari seorang seniman fotografi yang dapat menangkap feel berbeda dari orang kebanyakan.

Saya tahu Oscar Matuloh pun ketika siang tadi meliput kegiatan Workshop Fotografi yang diadakan UKM Zoom, salah satu unit kegiatan mahasiswa di .

Mungkin inilah untungnya menjadi seorang jurnalis lepas untuk website universitas, selain dibekali dengan pengetahuan teknologi informasi yang mumpuni. Saya masih bisa meng-eksplorasi kemampuan jurnalistik kapan dan dimanapun. Lagipula sangat asyik berpetualang keluar masuk tiap fakultas-jurusan bahkan rektorat hanya untuk berbincang sejenak dengan pejabat dan tamu undangan. Bahkan seperti workshop fotografi ini, selain dapat berita juga bisa menyerap ilmu mahal dengan gratisan. Cukup dengan modal identitas bahwa saya adalah PERS internal Universitas.

jurnalis Unila,
Redha Herdianto

Yang gugur di medan blogging

Kata gugur biasanya akan disambungkan kepada daun yang jatuh, atau pejuang yang mati di medan laga. Kata ini juga bisa disematkan untuk bagian atau personal yang tidak lagi aktif dan kalah oleh keadaan. Yang pasti kata ini tidak ada penjelasannya di Wikipedia, pun hal nya dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Online.

Pagi ini dengan semangat berbagi yang cukup besar saya mulai menggali lagi beberapa tulisan motivasi menulis yang sudah di-entry cukup lama di blog ini. Dengan harapan berkurang hiatusnya para blogger jenius dan berbakat yang saya kenal dulu. Sayang semalam saya blogwalking ke halaman mereka dan sudah tidak dilakukan updating tulisan beberapa bulan lamanya.

Sekedar mencari inspirasi saya menemukan empat tulisan dengan nada dan tema yang selaras dengan postingan ini. Indepensi seorang jurnalis dan keinginan untuk dimengerti lewat tulisan. Saya bukan mau mengatakan bahwa seorang penulis atau blogger adalah orang yang kesepian, lantas ketika sudah ada sandaran hati untuk menerima afeksi seketika itu juga lupa untuk berbagi. Saya malah hendak menceritakan betapa hebatnya seorang blogger. Kehidupan yang sulit tidak membatasinya dalam mencurahkan perhatian dalam sharing ilmu dan pengalaman. Sebuah keterpurukan adalah celah bagi orang lain untuk belajar, sebuah kesuksesan adalah inspirasi untuk berbuat lebih banyak. Dan siapa saja yang mampu melakukannya? Tentu saja penulis atau blogger.

Kalau masalahnya hanya pada kesibukan dan kurangnya ide menulis, koq rasanya dangkal sekali. Saya masih percaya bahwa semangat pun tidak boleh terlalu menggebu dalam menuangkan ide. bisa menjadi rujukan utama bagaimana seharusnya blogger mulai menulis dan menunjukan ciri khas kekuatan tulisannya. Mulai dari banyak membaca, belajar dari sang ahli, copy-paste yang bermutu, gunakan alat bantu dan pertahankan semangat.

Satu hal lagi adalah pemilihan judul yang baik. Karena semalam saya cukup dicerahkan dengan sebuah tulisan Galang Lutfiyanto tentang How To Make Good Title.

Namun perlu diingat bahwa judul yang berlebihan malah akan dapat menjadi bumerang bagi Anda. Judul yang “too good too be true” bisa jadi membuat pembaca khawatir bahwa isi cerita di dalamnya tidak sedahsyat “aumannya”. Karena itu sebagai penulis, kita harus berhati-hati dalam menggarap judul. Judul yang kurang baik dapat membuat pembaca meninggalkan karangan kita sebelum sempat membaca paragraph pertama. Bagi penulis, itu adalah mimpi buruk. x

Saya bukan bermaksud memperkeruh keadaan dengan menyodorkan banyak sekali teori-teori dan rumus untuk membuat tulisan yang bagus. Sama sekali tidak. Beberapa teori diatas adalah tahapan yang hanya bisa dilewati oleh yang berkeinginan kuat. Dan saya yakin bila anda sudah membaca sampai paragraf ini anda termasuk golongan yang saya maksudkan. Lagipula seorang blogger adalah orang yang tidak peduli bagaimana seharusnya pakem menulis itu diikuti.

*sumber gambar SpecialClassMates

salam inspirasi,
Redha Herdianto

Yes, for your question

Happy weekend semuanya…

Tulisan ini terbersit ketika sedang menonton film lawas, Meet Joe Black. Yang menceritakan kisah malaikat maut, Death, untuk mempelajari manusia hanya karena dia merasa penasaran dengan kehidupan umat manusia. Sebagai imbalannya Death akan memberikan sedikit waktu kepada manusia yang dipilihnya, dengan catatan ia mau menjadi guide dan mulailah ia mengambil satu tubuh manusia yang sudah meninggal. How weird…

Satu line kalimat yang paling berkesan sejak di awal film dan kemunculan sang malaikat maut adalah jawaban atas pertanyaan Bill, manusia pilihan yang sebentar lagi akan mati.

Yes….” voice said.

Yes for what?” Bill said.

For your question, Bill. Just remember,” voice said again.

Am i gonna die?

Yes.

Menarik. Diucapkan dengan lembut dan tanpa ekspresi air muka yang berlebihan. Apalagi bahasa tubuh yang ditampilkan memiliki persona tersendiri. Entahlah aku lebih sreg dengan cara jalan kalem seperti ini ketimbang super walk yang pernah diajarkan, mengingat bentuk badan yang tidak sama dengan instruktur waktu itu.

Bagi brother-brother diluaran sana yang masih pusing cari identity dan body language, apalagi masalah P+. Tenang jangan buru-buru santai aja, inget kata guru kita, Sins. Yang menang adalah orang yang bisa mengendalikan emosi dan tenang. Coba dulu tonton film ini sebagai salah satu referensi. Pahami arti sebenarnya dan terapkan sesuai gaya dan kebiasaan masing-masing. Jangan dirubah 100 persen, bakal aneh sendiri nanti dan nggak nyaman.

*maaf lagi nulis nggak serius.
Redha Herdianto

kuliner ala Sunda

Kemarin pas jalan-jalan ke Cilegon, tempat transit-ku adalah rumah juniorku waktu kuliah, si Rizq. Nah, kebetulan dia dan keluarganya adalah keturunan Sunda, jadi aku sama sekali nggak paham obrolan mereka kalau malam. Intonasinya keras karena Sunda Rangkas (kata dia) dan yang paling asyik adalah di rumah tersebut. Sederhana namun maknyusss di lidah.

sayur asem ayam goreng ikan asin kulinerSunda_01 sambel-tempe-ikan pindang

Aku kurang suka dengan ikan pindang (bandeng, red) karena isi perutnya tidak dibersihkan. Tapi jangan ditanya cita rasa dari sayur asem, sambal dan tempe gorengnya. Seems like in heaven, never taste like this before. Pertanyaannya adalah emang di Surga ada tempe goreng, haha. Ternyata jawabannya adalah Ibu temenku adalah pemilik kedai makanan ramai di Cilegon, namanya Kantin Periuk Ibu Nana. Pantes semua anaknya gemuk. Makanannya dimanjakan. Aku saja bisa nambah pas makan siang dan malam.

Technorati Tags: ,,,


pencinta ,
Redha Herdianto

sebuah perjalanan SPIRITUAL

Meskipun hari ini merupakan Hari Anti Korupsi se-Dunia (9 Desember) dan ratusan orang turun ke jalan di 11 Kota di Indonesia, saya memilih untuk duduk dan mengingat perjalanan tiga hari kemarin yang sempat mengubah hidup dan cara pandang saya. Meskipun hari ini masih dalam rame-rame gerakan koin untuk Prita, saya tetap memilih duduk manis didepan komputer dan mengetik tiap baris ingatan saya akan sebuah revolusi, The Born-The Death-The Unity and The Reborn.

Bukan tidak mau keluar dari zona nyaman dari ruangan ini dan melakukan yang seharusnya, Quest or Dueling. But now i feel it is time for share dan semoga saya akan tetap ingat apa yang telah diajarkan. Manusia adalah mahluk pembelajar dan evolusi dalam kehidupan setiap manusia itu pasti.

 instruktur dan crewFoto bareng instruktur, Kis Uriel The best mentor, Kei Savourie HSMS 2009 Jakarta

Sebuah perjalanan Spiritual yang membangkitkan semangat yang hampir padam sebagai seorang dominan adalah sesuatu yang paling berharga. Kemarin bersama 75 orang lainnya kami duduk manis selama  9 jam, menumbangkan semua paradigma Lossy dan bertumbuh, serta bertransformasi bersama menjadi Glossy.

Now, you are officially HitMan…

Sebuah kata penutup manis yang tidak pernah akan aku lupakan seumur hidup. Tidak percuma membulatkan tekad berjalan sendiri dari menuju Jakarta, tepatnya di Lumire Ballroom, i’ve learn from the best. Dan saya bangga menjadi salah satu alumninya.

Toast for the born, the death, the unity and the reborn! 
Redha Herdianto

syair berjudul Ning

untuk Ning,

Ning, apa kabar disana? Semoga engkau baik-baik saja. Karena akupun merasa baik-baik saja. Masih ingat nggak pertama kali kita bertemu. Semua begitu kaku dan entah kenapa kita merasa klik saja. Berkesan mesti itu bukan waktu yang lama. Kalau kamu bilang hanya kamu yang merasakan itu, kamu salah. Karena aku juga merasakan hal yang sama.

Kini aku pergi, bukan untuk melupakan. Hanya saja aku akan pergi ke dunia khayalanku. Tidak, aku tidak akan mengajakmu, karena cukuplah engkau ada di bumi, dunia yang nyata saja. Itu lebih cocok untukmu. Biarkan aku larut dalam mimpi yang tak berkesudahan, bahkan aku tidak tahu akhirnya akan bagaimana.

Dan, Bukan maksud ku. Bukan ingin ku melukaimu
Sedarkah kau di siniku pun terluka. Melupakanmu menepikanmu
Maafkan aku
~ Dan, Sheila on 7 ~

Dulu sekali pernah ada seorang pangeran gagah yang sangat mencintai seorang putri. Tiada cela dan patutlah mereka bersama. Seperti sepasang merpati. Sungguh indah kisah mereka. Hingga suatu hari seekor naga merah berniat menghancurkan negeri impian mereka. Sudah ratusan prajurit dan rakyat gagah berani menaklukkan Naga tersebut, semua tidak mampu, mereka mati.

Tersisa sang pangeran yang masih kuat. Hanya ada dua pilihan, mati terhormat atau hidup sebagai pecundang. Memilih berjuang untuk hidup bersama atau hidup dengan mengorbankan sisa kebahagiaan yang lain. Dan cuma sang pangeran yang memiliki Pedang Cahaya Langit (sword of light) dan hanya dia seorang yang mampu menggunakannya. Dia memilih berjuang dan maju membunuh Naga. Syahdan, dia pun gugur bersama hembusan terakhir Naga.

Aku bukan pangeran tersebut. Aku hanya manusia biasa yang tidak memiliki kekuatan ksatria pangeran dan Pedang Cahaya Langit. Aku hanya ingin bercerita, bahwa selalu ada dua pilihan dalam suatu kebersamaan. Mungkin pilihanku salah, namun aku sudah memilih dan tidak bisa aku ubah. Aku hanya manusia biasa. Hatiku juga bisa hancur ketika mengetahui semua tentangmu. Aku hanya manusia biasa. Mungkin cukup bagiku memandangmu dari sini.

salam sayang,
Redha Herdianto

Kumpulan Bookmarks

Bookmark: istilah dalam dunia internet; digunakan untuk menyebut sebuah fitur pada browser penjelajah guna memberi tanda (mark), pencatat jejak situs atau sekedar pengingat agar dapat mengunjungi situs yang dianggap bagus dan berguna diwaktu lain mendatang.

uploaded by Redha Herdianto

Nggak menyangka aku sudah menandai begitu banyak situs yang harusnya langsung aku kunjungi tidak lama dari itu, eh koq malah lupa. Malah aku baru keinget semalam kalau data bookmark-nya  sudah bejibun.

Technorati Tags: ,,


salam inspirasi,

Redha Herdianto

Ironi Bella dan Edward

oh Dewa… sejak dulu beginilah , deritanya tiada pernah berakhir
~Ti Pat Kay~

 

Pencinta film mana yang tidak menunggu kehebohan dari tetralogi Twilight. Film yang menceritakan tentang keluarga vampire, dengan anak laki-lakinya - Edward - jatuh cinta kepada manusia biasa, Isabella.

Kemarin berkesempatan nonton film Twilight Saga; New Moon ini, bahkan tanpa antri, soalnya 21 cineplex di memutar film ini di tiga teater sekaligus. Benar-benar khusus dewasa, terlalu banyak adegan cium mesra dan bercumbu antara Edward dan Bella, Jacob dan Bella, Sam dan Emily serta Charlise dan Istrinya.

Beberapa hal yang membuatku menilai minus adalah karakter Edward yang terlalu lemah hatinya. Masa jauh dari kekasihnya malah mau bunuh diri. Sebuah ironi bagi tokoh utama dengan keabadian sempurnanya. Lain lagi dengan karakter Bella, gadis dengan turunan darah khusus ini terlihat terlalu desperate dalam hidupnya dan mudah sekali panik, sangat tidak cocok untuk jenis mukanya yang angkuh.

Aku malah terkesan dengan karakter tokoh kedua, Jacob, si manusia srigala. Selain bentuk badannya yang kokoh mencerminkan keluarga indian pemburu, juga ketegaran hatinya dalam mengikhlaskan Bella untuk dimiliki Edward. Terlihat tidak ngarep, meski sekilas tampangnya mirip Matt Damon yang pemeran Bourne Trilogy. Entah kenapa aku merasa lebih nyaman melihat manusia berubah menjadi srigala ketimbang melihat vampire yang pucat pasi. Meski lebih rapih vampire adalah karakter yang kurang bisa menahan hawa nafsunya. Beda dengan manusia srigala yang natural dalam mempertahankan wilayah dan kelompoknya.

Inti dari film New Moon adalah perbedaan lah yang akan memisahkan kisah antara dua insan. Perbedaan pula yang menghantarkan dan memunculkan niat tulus ikhlas untuk saling mengalah dan menerima perbedaan itu menyatu dalam hidupnya. Seperti Bella yang akan rela menjadi vampire dan hidup terkutuk selamanya demi Edward. Sungguh ironi dunia yang menghanyutkan…

salam inspirasi,
Redha Herdianto