Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Blog is just being personal

Dalam sebuah buku elektronik (ebook) berjudul Make Money Online karya John Chow, seorang blogger profesional. Salah satu bab yang menurutku penting bagi seorang blogger pemula adalah “10 Blogging Mistakes to Avoid”. Tapi tidak akan ditulis semua disini, hanya ada beberapa poin menarik yang sempat digarisbawahi.

Ketika seseorang membuat blog, biasanya diawali dengan bayangan bahwa dia akan bisa menulis tiap harinya, dilanjutkan dengan meningkatnya kunjungan dari pembaca kemudian mendapatkan nilai traffic dan PageRank tinggi. Aku pun awalnya berpikir seperti ini. Untuk merealisasikannya, mulailah sang blogger menulis, dan sadar bahwa mimpinya tidak semudah yang dibayangkan. Hanya ada dua kemungkinan besar, dia akan berhenti atau dia akan melakukan beberapa hal yang disebutkan oleh John Chow dalam ebook yang kubaca sekarang.

Beberapa diantaranya adalah intensitas posting yang berlebihan (rushing a post), biasanya blog akan diisi banyak sekali tulisan dalam waktu singkat, namun dalam satu atau dua minggu kedepan jumlah postingan menurun drastis, bahkan kadang malah tidak menulis sama sekali (not updating). Ada juga model yang lebih ekstrim dengan mengisi dengan mengambil tulisan orang lain (being a copycat), dan yang lebih aneh lagi adalah menulis untuk mesin pencari bukan untuk dibaca orang lain (writing for Google instead of people). Aku paling sebal dengan model yang terakhir ini, dan aku yakin pasti beberapa diantara para pembaca sering menemukannya. Umumnya terdapat pada situs/weblog yang berisi software, film, dan artikel SEO.

Namun satu item yang paling aku sepakati lahir dan batin adalah, nge-blog lah sesuai isi hati dari pemiliknya, bukan pemikiran orang lain (not being personal). “A blog is not CNN or News.com. People read your blog to get your opinion and your point of view. Give it to them.

Coba kita bayangkan ketika ingin menonton sebuah film baru atau mencoba software baru, paling bijak adalah mencari review terlebih dahulu. Yang paling banyak dibaca adalah opini dari orang lain, bukan dari situs aslinya yang memakai bahasa iklan (pasti bagus semua). IMDb itu banyak dibaca karena mencantumkan review dari yang sudah pernah nonton, mereka objektif baik buruknya bisa kita nilai sendiri. Jadi tidak ada penyesalan dibelakang setelah kita selesai keluar dari pintu 21 Cineplex.

Setelah kita mengetahui beberapa kesalahan ini, diharapkan kita akan lebih bijak sebagai blogger yang berfungsi sebagai kaum terhebat di jagad maya, sebagai kontrol dari berbagai permasalahan yang paling banyak dicari orang. Sebagai pemberi opini independen dan inspirasi bagi yang membutuhkan.

salam inspirasi,
Redha Herdianto

7 komentar:

Tomy Pratama Zuhelmi mengatakan...

kacih bang,... saya jadi kudu perbaikan diri nieh dalam nge-blog,.. ^_^ oh ya look at http://blog.unila.ac.id/zoehellmie87

Qori mengatakan...

Bener bang,,, Blogger menyebalkan emang yang suka nulis buat google, gak bersosialisasi..
Tipe seperti diatas sih kategori BLOGGER MATRE.

herdianto mengatakan...

@Tomy: kita sama2 dlm taraf perbaikan diri

@Qori: ada jg ya istilah blogger matre, kirain cuma cewek aja

blackgerry mengatakan...

blog aing kumaha aing hehehehe #viking mode on

herdianto mengatakan...

@gerry: koq familiar sama kalimat itu, nyontek dimana? hehe

wi3nd mengatakan...

trimakasi herdi..
aku akan belajar untuk itu :)

btw..

ini adalah titik dimama cemara [cEsPer] menin99alkan jejaknya disini

diruan9 sahabat Redha Herdianto
aku pamit yaa,sampai bertemu diruan9 rindu :)

herdianto mengatakan...

@wi3nd: koq gitu sih, emang mau pergi jauh?