Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Pekik Futsal dimana-mana

Futsal is a variant of football that is played on a smaller playing surface and mainly played indoors. Its name is derived from the Portuguese futebol de salão and the Spanish fútbol de salón (and colloquially fútbol sala), which can be translated as "hall football." During the sport's second world championships held in Madrid in 1985, the name fútbol de salón was used. Since then, all other names have been officially and internationally changed to futsal.


Sudah menjadi pengetahuan umum kalau olahraga satu ini merupakan salah satu cabang yang paling digemari diseluruh dunia, setelah Sepak Bola. Bahkan bisnis pendukungnya pun sekarang laris manis, seperti penjualan sepatu futsal dan penyewaan lapangan.

Di kampus tempat ku berpijak, Universitas Lampung, pernah menjadi tuan rumah Kejurnas Futsal 2007 tapi sayangnya belum jadi pemenang. Yang aku khawatirkan justru kesukaan ini semakin tidak sehat. Hampir tiap hari selalu saja ada pertandingan futsal, lanjut ke semua kegiatan mahasiswa selalu ada pertandingan futsal. Mulai dari kegiatan rutin tahunan, HIMA, BEM mahasiswa. Bahkan sudah masuk kedalam program kerja (Progja).

Bisa dibayangkan. Untuk sekedar mengikuti acara semacam seminar, pasti sepi. Kalau futsal, ramai. Bukankah mereka (mahasiswa) semestinya lebih senang dengan kegiatan berbau akademis dan penuh teori. Kalau alasannya hanya untuk hiburan sih, nggak perlu tiap hari khan. Aku suka nyanyi, tapi gak perlu ke Inul Vista tiap hari.

Aku pernah berkhayal seandainya ada lulusan dari Unila yang mendaftar kerja, kemudian saat wawancara (interview) terjadilah percakapan seperti ini.
HRD : Anda ikut kegiatan apa saat kuliah?
Alumni : saya aktif di ROIS dan BEM
HRD : jadi keahlian anda apa?
Alumni : futsal, pak
HRD : #$$%%$$??!!!!!
*foto hanya sebagai ilustrasi

bukan penggemar football dan futsal,
Redha Herdianto

0 komentar: