Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Phunsukh Wangdu

we learn something about human behaviour that day,
if your friend fail, you feel sad, but if your friend comes first, you feel even more sad
on that day, we were sad
~3 Idiots~

3 Idiots merupakan sebuah film India yang dibintangi Amir Khan. Ini juga direkomendasikan oleh seorang teman yang juga seorang pencinta film. Sudah lama rilisnya cuma memang aku lebih suka melihat ketika ada waktu senggang. Kebetulan tadi malam sembari buat surat lamaran kerja aku download film itu di ftp.kaskuser, yang ada aku keasyikan nonton sampai selesai dan melupakan tujuan awalnya.

Film ini sendiri bercerita tentang tiga orang mahasiswa Teknik di ICE, yang tidak setuju dengan adanya sistem perangkingan di kampus tersebut. Adalah rancho (yang akhirnya diketahui bernama Phunsukh Wangdu) menyatakan bahwa itu seperti kasta-nisasi dan akan menghambat perkembangan sistem pendidikan dan sangat menyulitkan mahasiswa. Mereka percaya (dan saya pun percaya) bahwa kesuksesan seseorang itu bukan dinilai dari berapa tinggi nilai akademiknya. Tapi kemampuan dia belajar dan mengaplikasikan seluruh kemampuannya. Ujian di kelas hanya sebagian dari banyak ilmu yang telah dipelajari. it is not fear.

Plot cerita semacam ini menurutku pribadi merupakan kritik untuk dunia pendidikan yang dari awal sudah di-setting hanya untuk menyaring dan menyingkirkan orang-orang yang dianggap memiliki kemampuan rendah. Ini akan menjadi sejarah kelam sekolah. Harusnya sekolah memiliki visi misi untuk membuat semua peserta didiknya menjadi cerdas, bukan pintar. Cerdas adalah manusia yang dapat memanfaatkan bahkan menciptakan peluang, sedangkan pintar biasanya ter-plot bagaikan mesin. Aku juga tidak habis pikir siapa yang menciptakan kesalahan ini untuk pertama kalinya.

Kembali kepada film….

Untuk ide cerita aku berikan predikat four thumbs up, cerita di areal kampus memang menjadi salah satu penarik tersendiri, meski aku melihat adalah sedikit kemiripan dengan film-film western seperti American Pie. Scene yang unik adalah ketika ternyata Rancho adalah orang lain, dan foto kelulusan berubah. Aku pikir bakal beralih ke cerita misteri. Untuk nyanyian hanya sekali, yang paling menyentuh adalah nyanyian menjelang bunuh diri. Romantis tapi menyayat hati. Kemudian yang membedakan film ini dengan film India lainnya yakni adanya ciuman di bibir (kissing), yang pernah saya baca adalah ciuman macam ini agak tabu menurut ilmu kamasutra yang berasal dari India, alasannya saya lupa. Secara umum film ini layak ditonton.

Aal Iz Well,
Redha Herdianto

6 komentar:

L K-ito V-yardez mengatakan...

3 idiots memang bagus..

arukids mengatakan...

Gak pernah bosen nonton film ini bro!
Nice movie,,

Anonim mengatakan...

gw dah 5 kali nonton pelem ini tetep aja terharu n salute... kapan ya indonesia bisa bikin pilem sekreatif ini...
good job :)

herdianto mengatakan...

@anonim: ada sih yg mirip2, JOMBLO. tapi diakhir malah jadi mainstream film Indonesia banget

Mr.Verzetti mengatakan...

Saya sampe Nangis,tertawa,dan terharu melihat film itu

herdianto mengatakan...

@Mr Verzetti: klo saya cuma bisa terharu hehe