Setelah sukses dengan novel Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, maka Habiburrahman El Shirazy yang biasa dipanggil Kang Abik meluncurkan karyanya yang berjudul BUMI CINTA.
Novel ini sendiri baru aku baca bulan ini, hasil dari kebaikan hati seorang batgirl yang meminjamkan buku koleksi pribadinya ini. Dan setelah kubaca sedikit prolog dari halaman belakang aku sangat sadar bahwa buku ini sedikit berbeda dari dua karya terdahulunya. Uuhhhh malu juga karena harusnya buku ini sudah rilis lama tapi kenapa baru cerita sekarang.
Muhammad Ayyas yang menjadi tokoh utama terasa sangat manusiawi. Masih menjejak bumi kalau bisa kubilang begitu, dia masih bergetar hebat ketika berdekatan dengan wanita. Intinya adalah tokoh satu ini digambarkan oleh Kang Abik dengan baik dan tidak terlalu wah alimnya, hanya seorang manusia biasa. Namun yang sama ialah cara menjelaskan keberadaan seorang tokoh dengan detailnya, mulai dari arah jalan, nama gedung sampai jenis-jenis makanan dengan kosakata aslinya.
Sebuah kutipan yang paling aku suka dari buku novel ini adalah “Ingat ngger, Cantiknya wanita itu yang menjadi penyebab batalnya para santri dan satria dari bertapanya.”
Secara keseluruhan aku tidak merasa rugi untuk membaca karya sastra satu ini. Dan sedikit membuka rahasia bahwa aku tidak dipinjami satu buku saja tapi dua. Judulnya Mujahadah Cinta Sepasang Hati. Karena Bumi Cinta sudah khatam maka ini yang sedang kubaca sekarang.
sedikit bercerita,
Redha Herdianto

2 komentar:
begitu senangnya yg menikmati prosa penuh cinta ... semoga bisa bermujahadah dalam cinta 'ngger hehehe
@gerry: sangat senang, mudah2an dalam cinta menujuNya
Poskan Komentar