Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Racun Pesta Bola

Piala dunia sudah berhari-hari berlangsung. Puluhan negara turut ambil bagian dalam perhelatan akbar empat tahunan tersebut, kecuali Indonesia yang memang sudah lama sekali tidak bisa masuk ke ajang Piala Dunia. Tapi meski begitu rasanya euforia juga terasa koq bahkan sampai sudut-sudut gang. Semua meneriakan World Cup. Dan juga seperti yang aku kira pasti banyak sekali blog yang menuliskan tentang piala dunia, mulai dari jadwal, review pertandingan semalam, prediksi, cerita tim favorit, pemain bola yang paling ganteng, sampai foto-foto cewek seksi suporter bola mancanegara.

World Cup 2010

Aku adalah jenis orang yang tidak suka bola. Ini masalah historis, makanya akan jadi panjang kalau diceritakan. Tapi intinya bola itu adalah olahraga biasa saja (menurutku) dan aku belum juga menemukan alasan pasti kenapa banyak orang yang suka nontonnya.

Kalau ditelusuri meski banyak yang tidak mengikuti perkembangan Piala Dunia, tapi nggak di Facebook atau Twitter atau jejaring sosial lain pasti ribut masaah 32 negara ini. Ada yang suka banget, suka aja, biasa aja, sampai malah nulis status-status negatif perihal penyelenggaraan Piala Dunia. Tapi dari empat kategori ini aku paling sepakat kalau intens semua jadwal diikuti pasti hasilnya akan sangat negatif buat badan kita.

Coba pikirkan, semua jadwal pertandingan dilakukan dalam dua waktu, sore dan dini hari. Nah yang dini hari umumnya adalah negara yang paling seru main bolanya. Kalau diturutin ya bisa tepar paginya. Kerja jadi kurang semangat karena ngantuk, bisa-bisa telat, dimarahin bos dan dipecat. Cuma gara-gara nonton bola. Atau tiba-tiba masuk angin karena kena angin malam, bisa juga diabetes karena kebanyakan minum kopi manis biar kuat begadang, bisa juga tubuh menumpuk racun karena harusnya tidur malam itu mengistirahatkan tubuh dan membuang racun sesuai dengan mekanisme yang dibuat sang Pencipta, kalau dilanggar mungkin tidak langsung terasa tapi dalam beberapa tahun kedepan rasakan saja sakitnya. Inilah yang aku sebut racun piala dunia, yang menurutku lebih banyak sisi negatifnya.

bukan penggemar sepak bola,
Redha Herdianto

4 komentar:

soemandjaja mengatakan...

gak separah itulah dha... ane sejak piala dunia di amrik dah demen lho.. karna gak "masuk" atau ngikutin aja makanya persepsi redha macam itu.. peribahasanya : tak kenal maka tak sayang, gitu deh... hehe..

herdianto mengatakan...

@soemandjaja: karena ngga suka bola mungkin. tapi ttp jaga kesehatan brother.

osi mengatakan...

ku gak suka bola...hanya turut meramaikan sj buat para penonton di rumah ~__~

herdianto mengatakan...

@osi: klo aku suka sok tau aja waktu temen2 nonton, hehe