Or perhaps in Slytherin you'll make your real friends, those cunning folk use any means achieve their ends. And power-hungry Slytherin loved those of great ambition. We Slytherins are brave, yes, but not stupid.

Ciptaan Terindah

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)” (QS. Ali Imran : 14)

cute_little_girl
gambar 1. diambil dari . Pose anak kecil ini sangat bagus, bahkan di forum itu sendiri masuk dalam kategori pose terbagus. Imut sekali. Mungkin gadis kecil dari Korea, tapi akan lebih indah lagi apabila dia bisa bertransformasi menjadi seperti gadis kecil dibawah ini.

Cute Little Akhwat 
gambar 2. Siapa yang tidak jadi gemes lihat akhwat kecil ini. Bening sekali matanya, sambil belajar berdoa memuji keagungan Tuhannya, ALLAH SWT. Butuh didikan dari kedua orangtuanya yang zuhud untuk menciptakan mahluk semacam ini. Maka berubahlah dia menjadi akhwat sejati dibawah ini.

Akhwat
gambar 3. Sesudah dewasa dia akan menjaga diri dan kehormatannya, demi sebuah janji suci, Surga. Inilah mahluk dunia yang bahkan lebih mulia daripada bidadari surga yang seringkali diceritakan indah dalam Al Qur’an. Wanita sholehah jauh lebih indah dan mulia daripada bidadari. Aku berdoa kepada ALLAH agar mendapat jodoh wanita sholehah. Amiin….

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) (QS.An Nuur : 26) 

*sumber gambar : dan Google

salam inspirasi,
Redha Herdianto

murahnya Sumpah Pocong

pocongPocong merupakan salah satu jenis hantu khas Indonesia. Sebab tidak pernah ditemukan penampilan hantu jenis ini di film-film horor luar negeri manapun. Pocong sendiri dipercaya sebagai arwah penasaran yang hadir kala dendam atas kematian mereka tidak terbalas. Paling tidak itulah yang digambarkan oleh media film sekarang ini.
 

Percaya atau tidak, pocong sudah merambah ke dunia ke-artis-an. Mulai dari seringnya menjadi judul film, sampai dibawa-bawa ke ranah hukum, sumpah pocong. Kalau mengikuti kata berita8 sih “Pocong Sering Jadi Kambing Hitam Kasus Kontroversial”, banyak dan mudah sekali sekarang seorang artis atau pengacara yang meminta agar pelaku kasus hukum segera melakukan sumpah pocong. Dalam kasus tersebut Pocong selalu menjadi kambing hitam, dan yang paling parah isu Pocong selalu dalam kontroversi "kasus seksual". (Berita8)

Masalah sumpah pocong sebeneranya sudah seringkali terjadi. Namun kini aku mulai tergelitik ketika kasus kontroversial Luna Maya dan Ariel serta Cut Tari mencuat. Mulai dari Roy Suryo yang mengaku jadi ahli Telematika bersumpah demi Allah kalau video itu asli. Malah kabar terbaru adanya SMS antara Roy – Luna yang diduga merupakan pemerasan terhadap Luna. Karena disebutkan Roy bisa mengubah pendapatnya dari Asli menjadi Rakayasa, jadilah si Roy bersumpah kalau dia tidak berniat untuk memeras Luna Maya; Roy Suryo Berani Sumpah Pocong Tak Peras Luna Maya.

Dan berlarut-larutnya kasus ini sebenarnya justru menambah kalut permasalahan bangsa. Semakin panjang penyidikan maka akan semakin banyak pihak yang akan berkomentar. Mulai dari rakyat kecil, menteri, presiden, budayawan hingga kalangan artis. Seperti yang dilakukan oleh ketua LSM Hajar, Farhat Abbas yang malah menantang Ariel-Luna untuk melakukan sumpah pocong. Meski malah menuai kritik yang kalau mencoreng profesi advokat bahwa sumpah macam ini tidak ada dalam prinsip hukum, Farhat Abbas hanya berdalih “Sumpah pocong itu ada dalam nilai budaya”.

Jelas hal-hal mistik masih kuat melekat dalam kultur masyarakat kita. Sesuatu yang aneh malah bisa jadi sesuatu yang dianggap penting. Inilah yang membuat Luna Maya sedih kalau harus memenuhi permintaan aneh dengan meng-iya-kan dilakukannya sumpah pocong. Dan membuat rekan artis lain; Aming berkomentar kalau permintaan-permintaan itu hanyalah sesuatu yang sangat berlebihan alias lebay.

Aku koq malah lebih sepakat dengan pendapat (bukan ramalannya) dari Ki Gendeng kalau kasus ini malah buat karir Ariel-Luna semakin melejit.

*sumber gambar : redapples

komentar pribadi,
Redha Herdianto

Nonton Farewell Concert

Kemarin aku dikasih undangan untuk datang ke Fransiskus Farewell Concert sama adik-ku. Bukan adik kandung tapi sudah seperti adik sendiri. Dia termasuk bagian pengiring musiknya, pegang Biola. Nama kelompoknya Fransiskus String Ensamble.

Konser ini semacam acara perpisahan sekolah. Karena sekolah Fransiskus itu merupakan satu yayasan besar di Indonesia, maka kemarin se-Bandar Lampung hadir. Ramai sekali, ada penampilan orkestra, solo song, duet, Latin Dance (ini yang paling heboh), hingga paduan suara (choir). Kesemuanya merupakan siswa-siswi dari sekolah Fransiskus. Cukup berkesan, dan rasanya cuma aku satu-satunya muslim dalam gedung teater tertutup itu, sambil buka puasa ditengah-tengah para suster :D


video 1
. solo song

video 2. choir anak-anak SMP

Dua video ini merupakan oleh-oleh dari nonton konser tersebut.  Dua penampilan yang aku anggap bagus. Tapi karena ruangan remang-remang dan cahaya lampu redup, didukung sound system yang lumayan jauh dari tempatku berdiri maka kualitas video agak mengecewakan.

Anyway, inilah pengalaman pertamaku melihat konser dalam ruangan tertutup. Pengalaman yang bakal membuatku ketagihan kalau ada acara orkestra dan konser tertutup macam ini, sangat berkelas rasanya. Meski diakhir acara aku tidak mendapatkan doorprize sama sekali, mulai dari voucher belanja, kompor gas, hingga tiket PP Lampung-Singapura.

Pulangnya berakhir dengan ditemani Tika (kakaknya Gisel) untuk sholat maghrib di Mall Kartini, dan buka puasa di Martabak Bangka Koga. Setelah itu mengantarkan dia pulang sampai di rumah, safe.

salam inspirasi,
Redha Herdianto

Racun Pesta Bola

Piala dunia sudah berhari-hari berlangsung. Puluhan negara turut ambil bagian dalam perhelatan akbar empat tahunan tersebut, kecuali Indonesia yang memang sudah lama sekali tidak bisa masuk ke ajang Piala Dunia. Tapi meski begitu rasanya euforia juga terasa koq bahkan sampai sudut-sudut gang. Semua meneriakan World Cup. Dan juga seperti yang aku kira pasti banyak sekali blog yang menuliskan tentang piala dunia, mulai dari jadwal, review pertandingan semalam, prediksi, cerita tim favorit, pemain bola yang paling ganteng, sampai foto-foto cewek seksi suporter bola mancanegara.

World Cup 2010

Aku adalah jenis orang yang tidak suka bola. Ini masalah historis, makanya akan jadi panjang kalau diceritakan. Tapi intinya bola itu adalah olahraga biasa saja (menurutku) dan aku belum juga menemukan alasan pasti kenapa banyak orang yang suka nontonnya.

Kalau ditelusuri meski banyak yang tidak mengikuti perkembangan Piala Dunia, tapi nggak di Facebook atau Twitter atau jejaring sosial lain pasti ribut masaah 32 negara ini. Ada yang suka banget, suka aja, biasa aja, sampai malah nulis status-status negatif perihal penyelenggaraan Piala Dunia. Tapi dari empat kategori ini aku paling sepakat kalau intens semua jadwal diikuti pasti hasilnya akan sangat negatif buat badan kita.

Coba pikirkan, semua jadwal pertandingan dilakukan dalam dua waktu, sore dan dini hari. Nah yang dini hari umumnya adalah negara yang paling seru main bolanya. Kalau diturutin ya bisa tepar paginya. Kerja jadi kurang semangat karena ngantuk, bisa-bisa telat, dimarahin bos dan dipecat. Cuma gara-gara nonton bola. Atau tiba-tiba masuk angin karena kena angin malam, bisa juga diabetes karena kebanyakan minum kopi manis biar kuat begadang, bisa juga tubuh menumpuk racun karena harusnya tidur malam itu mengistirahatkan tubuh dan membuang racun sesuai dengan mekanisme yang dibuat sang Pencipta, kalau dilanggar mungkin tidak langsung terasa tapi dalam beberapa tahun kedepan rasakan saja sakitnya. Inilah yang aku sebut racun piala dunia, yang menurutku lebih banyak sisi negatifnya.

bukan penggemar sepak bola,
Redha Herdianto

Weekend Ceria

uploaded by Redha Herdianto

Rasanya untuk tiga bulan terakhir ini, aku nobatkan weekend kemarin adalah yang paling ceria. Setelah beberapa kali dikecewakan oleh beberapa fakultas yang tidak menghadiri undangan pelatihan weblog gratis yang dilaksanakan oleh bagian Sistem Informasi Universitas Lampung dan demi mendorong peningkatan peringkat webometric menjadi yang tertinggi setelah kemarin sempat nge-drop beberapa poin dan kalah dari Universitas yang bahkan tidak sempat terpetakan kekuatannya.

Sabtu kemarin, dosen jurusan yang juga adik tingkatku memenuhi janji traktirnya, di Pizza Hut (PH). Karena walaupun dia yang ditunjuk dan di-SK-kan oleh jurusan untuk mengurusi website jurusan, tapi akulah yang sebenarnya me-maintenance semuanya, hingga ke pengisian content. Kami berempat memesan menu delight itupun karena aku bersikukuh pesan menu kesukaanku, Nasi Lada Hitam. Pokoknya kuliner satu ini jadi agak wajib kalau aku ke PH.

uploaded by Redha Herdianto uploaded by Redha Herdianto uploaded by Redha Herdianto

Setelah kenyang di meja makan, rencana awalku ingin pulang. Tapi si Jeni (salah satu temanku) malah mengajak ke Inul Vizta buat karaoke-an. Hhmm it’s ok i think, pulang agak malam nggak masalah. Malam itu aku cuma jadi pelengkap kehebohan tiga cewek itu. Lumayan puas karena sama sekali tidak mengeluarkan biaya sedikitpun.

Hari minggu, time for shopping…. Jalan lagi bertiga, kali ini bukan sama cewek-cewek tapi sama cowok-cowok. Eiitss bukan homo, tapi ini teman kantor yang sama-sama ingin beli beberapa perlengkapan fesyen dan keperluan kerja. Mulai dari tas laptop, sendal, jam tangan hingga wisata kuliner (lagi). Aku sendiri membeli jam tangan kulit, sepatu kets, jeans, dan keperluan pribadi. Tak lupa makan siang masakan Jepang dan makan sorenya Bakso Malang. Dan pulangnya baik bis kota ber-AC dan ini yang paling aku suka. klop banget.

Intinya weekend kali ini adalah akhir minggu paling ceria untuk tiga bulan terakhir ini. Berharap berulang lagi tapi entah kapan dapat rezeki lagi. Mudah-mudahan sih nggak lama lagi. Bukan pengen shoppingnya tapi jalan-jalannya. Dan pengen nraktir beberapa teman lagi.

back to work again,
Redha Herdianto

Bakso a.k.a Meatball

Meatball atau dikenal dengan Bakso. Jajanan khas yang ada di negeri Indonesia. Kuliner satu ini berbahan dasar daging sapi murni yang dihaluskan kemudian dicetak berbentuk bulat-bulat. Disajikan dengan kuah bening berbumbu, kadang dicampur dengan mie (noodles), kecambah, sayuran, dan lemak (gajih). Lebih nikmat disajikan sewaktu masih panas. Dijual di food court, ruko maupun gerobak keliling.

Hhmmm… makanan khas Indonesia satu ini tidak mungkin tidak disukai. Paduan rasa segar dan gurihnya menggugah selera. Kenapa aku bilang ini khas Indonesia, karena kalau diluar negeri daging giling akan menjadi sosis, sedangkan di sini akan menjadi bakso. What a great idea…. Sudah enak, harganya pas pula dikantong.

Ada banyak jenis bakso yang ada dan semua rata-rata terkenal. Untuk brand bakso ada Bakso Lapangan Tembak, Bakso Kepala Sapi, Bakso Sony, Bakso Kepala Lembu, Bakso Setan, Bakso Solo, dan masih banyak lagi.

Untuk menunya ada Bakso Tenes, Bakso Urat, Bakso Telor, Bakso Goreng, Bakso Upil, Bakso Tulang, dan sebagainya. Malah ada menu khusus yang mencampur Mie Ayam Bakso.

pengen ditraktir bakso,
Redha Herdianto

Manajemen keuangan sejak dini

Dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Mita Zoe di situs Pelangi Training Center berjudul Uang Saku vs Kebutuhan Anak secara jelas diterangkan bahwa tidak ada ungkapan kata terlambat untuk mengajarkan pendidikan manajemen keuangan sejak dini. Mendidik anak untuk menjadi hemat dan cermat dalam penggunaan keuangan, hal ini tentu akan sangat berguna bagi kehidupannya dimasa depan. Meski ini adalah efek tidak langsung.

Pemberian uang saku tak hanya mengenalkan kemampuan mengelola keuangan. Menuntut  tanggungjawab, komitmen dan kedisiplinan anak. Tidak pernah ada istilah 'terlalu cepat' untuk memperkenalkan pengelolaan keuangan pada anak. Mengenalkan pengelolaan uang berarti juga memperkenalkan nilai uang, cara membuat anggaran, serta menabung. Semakin cepat diperkenalkan, anak akan semakin siap mengelola keuangannya secara mandiri. Konon, kebiasaan anak mempergunakan uang, kelak akan mempengaruhi kemampuannya mengelola keuangan. Untuk itu orangtua perlu mendidik anak dimulai dari hal yang sederhana terlebih dulu yaitu bagaimana memanfaatkan uang saku.

Ahmad Gozali yang merupakan salah satu konsultan keuangan dari Safir Senduk & Rekan mengatakan pemberian uang merupakan sarana pembelajaran anak terhadap tanggungjawab, komitmen, dan matematika sederhana. Tanggungjawab untuk menyimpan uang dan membuat keputusan sendiri penggunaan uangnya. Ditambahkan pula dengan pembiasaan mengelola uang saku (harian/mingguan/bulanan) dampaknya akan terlihat ketika harus tinggal terpisah dari orangtuanya. Ketika sudah jauh dari orang tua (kost, misalkan) si anak akan menerima uang saku bulanan. Kalau belum terbiasa maka dia tidak akan dapat mengontrol keuangannya sendiri. Pada anak yang telah terbiasa diberi uang saku untuk sepekan atau per bulan, maka ia akan terbiasa menahan keinginan untuk menghabiskan uangnya di awal pekan/bulan. “Jika pembiasaan ini tidak dilakukan sejak kecil, bukan tidak mungkin anak akan kehilangan kontrol dalam kehidupan keuangannya,” katanya.

Menurut Sonitha Poernomo, Assistant Vice President Citibank, pemberian uang saku secara reguler merupakan cara yang baik bagi anak untuk belajar tentang nilai uang dan sekaligus menumbuhkan kemampuan pengelolaannya. Selain itu juga mengajarkan tanggung jawab dan disiplin sejak dini. Uang saku membantu anak memahami prinsip dasar pengelolaan uang dan ekonomi. Anak-anak seringkali meminta orangtuanya agar membelikan barang atau mainan ketika bersama-sama pergi berbelanja. “Daripada anak memaksa minta dibelikan barang, dengan uang sakunya anak dapat memutuskan apa yang akan dibelinya. Sehingga termuat konsep bahwa uang tersedia dalam jumlah terbatas,” katanya.

Meski begitu terdapat beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum memberikan uang saku kepada anak. Salah satunya adalah mempertimbangkan kebutuhan anak dan mengukur kemampuan lingkungan menyanggupi kebutuhan kesehariannya.

Kesiapan anak adalah pertimbangan utama yang harus diperhatikan orang tua sebelum memutuskan memberi uang saku. Orang tua bisa menilai apakah anaknya siap dibebani tanggungjawab untuk membawa, menyimpan dan menggunakan uangnya sendiri. Kesiapan anak untuk menentukan tingkatan uang saku yang diterima, tidak bisa diukur dari usia.

Serta jika anak sudah dipercaya menerima uang saku bulanan bisa diajarkan mengatur kebutuhan lain di luar keperluan sekolahnya. Seiring waktu, orangtua bisa menambah jumlah uang saku anak. Sehingga anak pun bisa menyesuaikan pengelolaan pengeluaran uang sakunya dengan kebutuhannya selama sebulan. Tujuannya, mengajarkan anak untuk membuat pengeluaran yang seimbang antara kebutuhan utama dan belanja yang sifatnya impulsif. Anak akan belajar memilah-milah kebutuhan yang menjadi prioritasnya.

*adaptasi dari artikel Pelangi Training Center

salam inspirasi,
Redha Herdianto

Hitler wants Luna-Ariel

Kehebohan kasus video porno Ariel yang merebak, dengan pasangan (katanya) mirip Luna Maya dan Cut Tari pun dapat ditanggapi dengan kreatifitas kaskuser dalam bercanda.

 

 

Video kocak yang menggambarkan keinginan sang fuhrer untuk melihat langsung video mesum tersebut. sumber : HotThread di Hitler wants video Luna

kaskuser,
Redha Herdianto

mampir ke Bumi Cinta

Setelah sukses dengan novel Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, maka Habiburrahman El Shirazy yang biasa dipanggil Kang Abik meluncurkan karyanya yang berjudul BUMI CINTA.

Novel ini sendiri baru aku baca bulan ini, hasil dari kebaikan hati seorang batgirl yang meminjamkan buku koleksi pribadinya ini. Dan setelah kubaca sedikit prolog dari halaman belakang aku sangat sadar bahwa buku ini sedikit berbeda dari dua karya terdahulunya. Uuhhhh malu juga karena harusnya buku ini sudah rilis lama tapi kenapa baru cerita sekarang.

Muhammad Ayyas yang menjadi tokoh utama terasa sangat manusiawi. Masih menjejak bumi kalau bisa kubilang begitu, dia masih bergetar hebat ketika berdekatan dengan wanita. Intinya adalah tokoh satu ini digambarkan oleh Kang Abik dengan baik dan tidak terlalu wah alimnya, hanya seorang manusia biasa. Namun yang sama ialah cara menjelaskan keberadaan seorang tokoh dengan detailnya, mulai dari arah jalan, nama gedung sampai jenis-jenis makanan dengan kosakata aslinya.

Sebuah kutipan yang paling aku suka dari buku novel ini adalah “Ingat ngger, Cantiknya wanita itu yang menjadi penyebab batalnya para santri dan satria dari bertapanya.

Secara keseluruhan aku tidak merasa rugi untuk membaca karya sastra satu ini. Dan sedikit membuka rahasia bahwa aku tidak dipinjami satu buku saja tapi dua. Judulnya Mujahadah Cinta Sepasang Hati. Karena Bumi Cinta sudah khatam maka ini yang sedang kubaca sekarang.

sedikit bercerita,
Redha Herdianto

Permainan Rubik

uploaded by Redha HerdiantoRubik Cube atau kotak rubik merupakan permainan logika dengan menggunakan kotak kubus kecil-kecil yang tersusun dari beberapa jenis warna. Dianggap selesai apabila dapat menyamakan setiap warna dalam layer, dan permainan ini dasarnya adalah penyelesaian logika.

Permainan yang ditemukan oleh Erno Rubik, seorang pemahat dari Hungaria ini memang sangat menarik untuk dilakukan. Bahkan hingga sekarang sudah dilakukan kompetisi tingkat dunia untuk teka-teki penuh warna ini. Rubik sendiri menantang karena penyelesaiannya membutuhkan kemampuan logika dan mengingat rangkaian rumus-rumus panjang bagi pemula. Dan akan semakin banyak teknik bila sudah pada tahap advanced.

Aku sendiri baru mempelajari rubik dua minggu terakhir. Dari tujuh langkah penyelesaian pada tingkat pemula, aku baru khatam lima langkah saja, dua lainnya terlalu ribet untuk dihapalkan bersamaan. Tapi inilah serunya, setiap langkah dicoba sendiri entah salah entah bener selama 2-3 hari sekaligus memperlancar gerakan jari untuk memutar setiap kotaknya. Jangan pikirkan hasil, tapi rasakan sensasi gemes setiap selesai rumus ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Yang ada malah semakin mengacak warnanya dan mengharuskan kita mengulang rumus sebelumnya, nah disini rahasia mudah menghapalnya.

Hasil searching via Google dan Youtube kebanyakan menjelaskan dua (dari banyak) garis besar rumus yang sering dipakai, yakni Beginner dan F2L (first two layer) untuk Advanced. Kalau pemula mengandalkan ingatan, maka tingkat lanjut sangat mementingkan intuisi. Dan tidaklah diperlukan membeli buku Rubiks Solve mahal untuk mempelajarinya. Percayalah buku akan sangat menyulitkan untuk dipelajari, lebih baik fokus pada browser anda. Gunakan google untuk mencari videonya. Learning by seeing adalah hal yang mengasyikan dan mempermudah proses belajar. Banyak koq di Youtube, bahkan ada beberapa rubik yang dijual sudah menyertakan video klip rumus penyelesaiannya.

Oiya, hampir lupa. Menurut salah satu teman, selain mengembangkan logika dan membunuh waktu luang, permainan rubik juga dapat difungsikan sebagai Gambit untuk kenalan sama cewek-cewek asing. Asalkan sudah bisa menyelesaikan itu dalam waktu dibawah satu menit. Atau kalau beruntung malah bisa jadi juara kompetisi Rubik Dunia seperti yang pernah kutulis bahwa Indonesia punya prestasi membanggakan karena jadi juara #1 di Asia dan #5 di dunia dalam rekor penyelesaian Rubik.

being gambit master,
Redha Herdianto

Aku dan Kotabumi

Aku memang bukan dilahirkan di kota ini, Kotabumi. Tapi kemarin untuk pertama kalinya aku menginjakan kaki di kota kecil tersebut. Sebuah kota yang menjadi pusat pemerintahan dari Kabupaten Lampung Utara.

Aku selalu suka berjalan sendiri, kemana saja. Meski awalnya takut, tapi aku selalu menunggu kejutan dibaliknya, dan rasa ini addicted in my mind. Namun kesan pertama yang aku dapat kota tersebut sangat sepi dan orang-orang disana rata-rata kurang mengindahkan peraturan lalu-lintas. Dan benar informasi yang kubaca di internet kalau kota ini bahkan kurang maju dibanding kabupaten lain yang lebih muda.

Plaza Kutobumi ATM BNI Kantor Bupati Kereta Seminung

Sesampainya disana aku sempat menunggu kurang lebih 30 menit kedatangan pendamping jalan-jalanku. Lalu hingga beberapa jam kedepan dipenuhi kehangatan tidak terkira, canda tawa pelepas rindu setelah hampir tiga tahun tidak bertemu. Hampir tidak ingin pulang lagi. Tujuan pertama adalah masjid besar disana, yang katanya isinya akan dipenuhi oleh orang-orang salaf, sayangnya hari Minggu itu masjid terkunci rapat hingga sore.

Perjalanan dilanjutkan dengan kekuan dan jalan kaki, ke ATM BNI ternyata saldo tabungan tidak tersisa. Inilah hal paling mengharukan antara kami berdua. Tidak akan pernah terlupa saat berdebat minta maaf karena nggak bisa traktir dengan alasan “khan sudah tiga tahun bertemu”. Oh so sweet lihat perubahan mukanya yang imut… *ayo istighfar… istighfar…"*

Dan lebih lucu lagi, ketika sudah jalan-jalan sempat berselisih karena aku hampir tidak bisa ada ketika dia butuh, atau pas dirayu SPG. Makan bakso berdua, minum es buah, sholat di masjid kampusnya. Sampai menunggu lebih dari dua jam kereta berangkat dengan sangat setianya. Aku bakal kesana lagi sepertinya.

mau kesana lagi,
Redha Herdianto